Rabu, Oktober 18, 2017

6 Ketakutan Setiap Muslim

6 KETAKUTAN YANG MENGGANGGU ORANG MUKMIN
وقال - رضي الله عنه -: إن المؤمن في خمسة أنواع من الخوف؛
Usman rodhiyalLahu ‘anhu berkata, hendaknya seseorang mukmin merasa bimbang kepada 6 keadaan, Firman Allah Ta'ala

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
155. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar - Al Baqarah

➰ Pertama
أحدها من قبل الله تعالى أن يأخذ منه الإيمان،
 Takut kepada Allah Ta’ala kalau-kalau mencabut imannya

 An-Nisa' Ayat 137
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا ثُمَّ آمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا ثُمَّ ازْدَادُوا كُفْرًا لَمْ يَكُنِ اللَّهُ لِيَغْفِرَ لَهُمْ وَلَا لِيَهْدِيَهُمْ سَبِيلًا
137. Sesungguhnya orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman (pula), kamudian kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan yang lurus

 Ali 'Imran Ayat 8
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
8. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia

➰ Kedua
والثاني من قبل الحفظة أن يكتبوا عليه ما يفتضح به يوم القيامة،
 Takut kepada malaikat hafazoh, kalau-kalau mereka menuliskan sesuatu yang memalukan pada hari kiamatnya.

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ ﴿١٦﴾ إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ ﴿١٧﴾ مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang telah dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya.Yaitu ketika kedua malaikat mencatat amal perbuatannya, satu duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.Tiada satu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. [Qâf/50:16-18]

➰ Ketiga
والثالث من قبل الشيطان أن يبطل عمله،
Takut kepada syaitan kalau-kalau dia merosakkan pahala amalannya.

Musuh yang Nyata

Al-Qur’an berulang kali menjelaskan bahwa setan adalah musuh manusia. Dia adalah musuh yang nyata. Selalu berusaha menghancurkan kehidupan anak Adam. Allah mengulangnya berkali-kali agar manusia sadar dan waspada untuk tidak mengikuti ajakannya.

إِنَّ الشَّيْطَانَ لِلإِنسَانِ عَدُوٌّ مُّبِينٌ -٥-

“Sungguh, setan itu musuh yang jelas bagi manusia.”
(Yusuf 5)

إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلإِنْسَانِ عَدُوّاً مُّبِيناً -٥٣-

“Sungguh, setan adalah musuh yang nyata bagi manusia.”
(Al-Isra’ 53)

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوّاً -٦-

“Sungguh, setan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh.”
(Fathir 6)

أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَا بَنِي آدَمَ أَن لَّا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ -٦٠-

“Bukankah Aku telah Memerintahkan kepadamu wahai anak cucu Adam agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagi kamu”
(Yasin 60)

 ⇒ Apa yang diserukan oleh Setan?

Apa yang diserukan setan sehingga lebih banyak dari anak Adam yang mengikutinya dari pada mengikuti Allah swt?

Allah berfirman,

   » Setan mengajak manusia untuk berbuat keji.

إِنَّمَا يَأْمُرُكُمْ بِالسُّوءِ وَالْفَحْشَاء وَأَن تَقُولُواْ عَلَى اللّهِ مَا لاَ تَعْلَمُونَ -١٦٩-

“Sesungguhnya (setan) itu hanya menyuruh kamu agar berbuat jahat dan keji, dan mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah.”
(Al-Baqarah 169)

   » Menakut-nakuti manusia dengan kemiskinan.

Manusia paling takut dengan kemiskinan, melalui selah ini setan mengambil kesempatan untuk menakut-nakuti manusia agar dia menghalalkan segala cara untuk lepas dari kemiskinan. Dengan cara ini juga setan mengajak manusia untuk kikir dan menimbun hartanya.

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِالْفَحْشَاء -٢٦٨-

“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir).”
(Al-Baqarah 268)

   » Janji palsu dan Angan-angan kosong.

يَعِدُهُمْ وَيُمَنِّيهِمْ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطَانُ إِلاَّ غُرُوراً -١٢٠-

“(Setan itu) memberikan janji- janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka.”
(An-Nisa’ 120)

   » Menciptakan kebencian dan permusuhan.

إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَن يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاء فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَن ذِكْرِ اللّهِ وَعَنِ الصَّلاَةِ فَهَلْ أَنتُم مُّنتَهُونَ -٩١-

“Dengan minuman keras dan judi itu, setan hanyalah bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu, dan menghalang-halangi kamu dari mengingat Allah dan melaksanakan shalat maka tidakkah kamu mau berhenti?”
(Al-Ma’idah 91)

Setan punya cara-cara khusus untuk melancarkan tipu dayanya. Bagaimanakah cara itu?

Kita harus mengenali trik-trik setan agar tidak tertipu dengan strategi yang mereka lakukan.

Bagaimana cara agar lolos dari rayuannya?

Temukan jawabannya dalam Setan dalam Al-Qur’an (bag 2)

➰ Keempat
والرابع من قبل ملك الموت أن يأخذه في غفلة بغتة،
Takutkan malaikatul maut (Izrai’) mencabut nyawanya ketika diada dalam keadaan lalai.

Kisah Izrael ketawa & menangis ketika mencabut nyawa

Az-Zumar Ayat 42
اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
42. Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir

 Al-A’raf Ayat 34
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
34. Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya

➰ Kelima
والخامس من قبل الدنيا أن يغتر بها وتشغله عن الآخرة
Takut kepada dunia kalau-kalau dunia membuat dia terlena

 Ali 'Imran Ayat 145
وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا ۗ وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا ۚ وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ
145. Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur

➰ Keenam
والسادس من قِبَلِ الأهلِ العيَالِ أن يَشْتَغلَّ فيُشْغِلُونهُ عن ذِكرِ الله تعالى
Keenam : Takut kepada keluarga sendiri kalau-kalau dia menyibukkan mereka dan mereka menyibukkannya, sehingga mereka lupa akan mengingati Allah

Isteri & anak Nabi Lut

At-Taubah Ayat 24
قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
24. Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik

 At-Tagabun Ayat 14
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ ۚ وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Isnin, September 11, 2017

Ayat 6 Surah Az Zumar - Kuliah Zohor Di Menara Affin Bank 11 Sept 17


خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ الْأَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ ۚ يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِنْ بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلَاثٍ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ

6. Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?

💖 Keratan 1

{خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ}

Dia menciptakan kalian dari seorang diri. (Az-Zumar: 6)

Yaitu menciptakan kalian dengan berbagai macam jenis, bahasa, warna kulit kalian dari seorang diri, yaitu Adam a.s.

{ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا}

kemudian Dia jadikan darinya istrinya. (Az-Zumar: 6)

Yakni Siti Hawa a.s. Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

{يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالا كَثِيرًا وَنِسَاءً}

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan dari padanya Allah menciptakan istrinya; dan dari keduanya Allah memperkembang-biakan laki-laki dan perempuan yang banyak. (An-Nisa: 1)


AN NAHL 97
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

97. Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
Hadis riwayat oleh Abu Hurairah RA, bahawa Nabi SAW bersabda:

اسْتَوْصُوا بِالنساءِ خَيْرًا، فإنَّ المرأةَ خُلقتْ من ضِلَعٍ ، وإنَّ أَعْوَجَ شيءٍ في الضِّلعِ أَعْلَاه ، فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهُ كَسَرْتَهُ ، وإن تركتَه لم يزلْ أَعْوَجَ ، فاستوصُوا بالنِّساءِ خَيْرًا

Maksudnya : “Nasihatilah para wanita kerana wanita diciptakan daripada tulang rusuk yang bengkok dan yang  paling bengkok daripada tulang rusuk itu adalah pangkalnya, jika kamu cuba untuk meluruskannya maka ia akan patah, namun bilamana kamu biarkan ia maka ia akan tetap bengkok, untuk itu, nasihatilah para wanita”.

[Riwayat al-Bukhari, kitab hadis-hadis berkaitan Nabi, bab penciptaan Adam dan keturunannya, no. hadis: 3083, kitab al-Nikah, bab Wasiat Untuk Wanita, no.hadis 4787]

💖 Keratan 2
Adapun firman Allah Swt.:

{وَأَنزلَ لَكُمْ مِنَ الأنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ}

dan Dia menurunkan untuk kalian delapan ekor yang berpasang-pasangan dari binatang ternak. (Az-Zumar: 6)

Maksudnya, Dia telah menciptakan bagi kalian dari binatang ternak delapan ekor yang berpasang-pasangan, seperti yang disebutkan di dalam surat Al-An'am dengan istilahsamaniyata azwaj, yaitu sepasang dari domba, sepasang dari kambing, sepasang dari unta, dan sepasang lagi dari sapi.

وَمِنَ الْأَنْعَامِ حَمُولَةً وَفَرْشًا ۚ كُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

142. Dan di antara hewan ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

Surat Al-An'am Ayat 143

ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ ۖ مِنَ الضَّأْنِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْمَعْزِ اثْنَيْنِ ۗ قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ أَمَّا اشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ الْأُنْثَيَيْنِ ۖ نَبِّئُونِي بِعِلْمٍ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

143. (yaitu) delapan binatang yang berpasangan, sepasang domba, sepasang dari kambing. Katakanlah: "Apakah dua yang jantan yang diharamkan Allah ataukah dua yang betina, ataukah yang ada dalam kandungan dua betinanya?" Terangkanlah kepadaku dengan berdasar pengetahuan jika kamu memang orang-orang yang benar,

Surat Al-An'am Ayat 144

وَمِنَ الْإِبِلِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْبَقَرِ اثْنَيْنِ ۗ قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ أَمَّا اشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ الْأُنْثَيَيْنِ ۖ أَمْ كُنْتُمْ شُهَدَاءَ إِذْ وَصَّاكُمُ اللَّهُ بِهَٰذَا ۚ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا لِيُضِلَّ النَّاسَ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
144. dan sepasang dari unta dan sepasang dari lembu. Katakanlah: "Apakah dua yang jantan yang diharamkan ataukah dua yang betina, ataukah yang ada dalam kandungan dua betinanya? Apakah kamu menyaksikan di waktu Allah menetapkan ini bagimu? Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan?" Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

💖 Keratan 3
Firman Allah Swt.:

{يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ }

Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu. (Az-Zumar: 6)

Yakni menetapkan kejadianmu dalam perut ibumu.

خَلْقًا مِنْ بَعْدِ خَلْقٍ

kejadian demi kejadian. (Az-Zumar: 6)

Kejadian seseorang dari kalian pada mulanya berbentuknutfah, kemudian beralih bentuk menjadi 'alaqah, lalu menjadi segumpal daging, kemudian memberi bentuk dalam rupa daging, tulang, dan otot-otot serta urat-urat, lalu ditiupkan roh ke dalam tubuhnya sehingga jadilah ia makhluk yang berbentuk lain.

ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ ۚ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

14. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik - Al Mu'minun


💖 Keratan 4
{فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ}

Maka Mahasucilah Allah, Pencipta yang paling baik, (Al-Mu-minun: 14)

💖 Keratan 5
Firman Allah Swt.:

{فِي ظُلُمَاتٍ ثَلاثٍ}

dalam tiga kegelapan. (Az-Zumar: 6)

Yaitu kegelapan rahim, kegelapan pelapis ari-ari yang menjaga bayi, dan kegelapan perut ibu. Demikianlah menurut apa yang dikatakan oleh Ibnu Abbas r.a. Mujahid, Ikrimah, Abu Malik, Ad-Dahhak, Qatadah, As-Saddi, dan Ibnu Zaid.

💖 Keratan 6

Firman Allah Swt.:

{ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ}

Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah Tuhan kamu. (Az-Zumar: 6)

Yakni Yang menciptakan langit, bumi, dan segala sesuatu yang ada di antara keduanya, dan yang menciptakan kalian dan bapak moyang kalian adalah Allah, Tuhan Yang memiliki dan Yang mengatur kesemuanya itu.

{لَا إِلَهَ إِلا هُوَ}

Tidak ada Tuhan (yang wajib disembah) selain Dia. (Az-Zumar: 6)

Artinya, ibadah itu hanyalah ditujukan kepada-Nya semata, tiada sekutu bagi-Nya.

💖 Keratan 7
{فَأَنَّى تُصْرَفُونَ}

maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan (Az-Zumar: 6)

Yakni mengapa kalian menyembah selain-Nya di samping menyembah Dia? Lalu kalian ke manakan akal sehat kalian?

Sabtu, September 02, 2017

Allah Maha Mendengar Doamu

Kisah nyata   ...
                                                                                              Air Mata Tangis itu Benar2 Mengubah Jalannya Takdir

Ini adalah kisah nyata yang tercecer dari pelaksanaan haji tahun ini. Seorang perempuan tua dari Aljazair menangis di ruang tunggu bandara. Ia benar-benar ketinggalan pesawat yang akan membawanya menunaikan ibadah haji. Ia terus menangis karena keinginannya untuk melaksanakan ibadah haji,  kerinduannya pada Allah SWT dan keinginan untuk menjawab seruan Allah-Nya waktu itu ternyata batal karena ketinggalan pesawat. Nenek-nenek itu terus menerus menangis. Ia tidak mau meninggalkan ruang tunggu di bandara itu sambil terus memegang ticket pesawat yang bernomor kursi pesawat itu.........                                                      

Sementara itu, pilot pesawat yang mengangkut jamaah haji dari Aljazair menuju Saudi Arabia itu, di udara saat terbang itu mendengar suara gemeretak pada mesin pesawatnya yang dianggapnya mengalami kerusakan di mesin.. Hal itu memaksanya untuk  memutar pesawat itu kembali ke Aljazair, kembali mendarat di airport yang beberapa menit lalu ditinggalkannya.
Di bandara, seluruh penumpang diturunkan, dan diminta untuk menunggu lagi di Ruang Tunggu. Tapi petugas bandara tidak menemukan ruangan tunggu yang kosong, kecuali ruangan tempat di mana perempuan tua itu sedang menangis.
Bisa dibayangkan bagaimana takjubnya perempuan tua itu, karena melihat teman-temannya sesama jamaah haji datang kembali. Ia merasa seperti bermimpi.
Dari mulutnya tidak henti-hentinya ia mengucapkan kata syukur.
Ajaibnya lagi, setelah diperiksa dengan seksama, ternyata keadaan pesawat itu baik -baik saja dan tidak ada kerusakan sama sekali. Pemeriksaan mesin pesawat tidak memakan waktu lama, Pesawat bisa kembali segera terbang. Sang nenek pun kini bisa ikut, melaksanakan ibadah hajinya.

Subhanallah. Ini ekspresi dosis tinggi dari the power of Imtaq-In ahsantum ahsantum li anfusikum.

Pesawat dengan 200 penumpang itu ternyata harus kembali ke bandara hanya untuk menjemput seorang perempuan tua yang rindu ingin menjawab seruan Tuhan-Nya.
Air mata apa yang ia teteskan sehingga mampu mengetuk pintu langit ?
Keyakinan apa yang ia miliki sehingga mampu mengubah jalannya takdir?

Bila segalanya berlalu darimu, bila semua pintu telah tertutup, tetapi engkau tetap bergantung dan berharap pada ALLAH, maka IA akan selalu ada untukmu.

Kisah ini menjadi bukti bahwa mukjizat do'a  masih terjadi dan akan selalu terjadi, di zaman yang bukan zaman Nabi-Nabi pun. Copas

Khamis, Ogos 31, 2017

MENJAGA PERASAAN ORANG LAIN

Sheikh Abu Bakar bin Salim ialah seorang yang terkenal dengan sikap pemurahnya & suka melayan kepada para tetamu. Setiap hari beliau menyembelih seekor unta untuk menjamu para tetamunya. Suatu hari, datang seorang wanita tua ingin menghadiahkan beberapa cupak gandum kepada beliau.

Apabila wanita tersebut datang ke rumah Sheikh Abu Bakar bin Salim, pembantunya menanyakan apa hajat wanita tersebut. Diberitahukan dia ingin menghadiahkan gandum yang dibawanya. Pembantu tersebut mengatakan;

"Tidakkah engkau tahu bahawa Sheikh Abu Bakar bin Salim hari-hari menyembelih seekor unta dan menyediakan makanan yang banyak untuk para tetamunya? Dan kamu datang dengan beberapa cupak gandum ini sahaja?"

Maka wanita tersebut kecil hati dan pergi. Sheikh Abu Bakar bin Salim yang mendengar, turun dari rumahnya dan berlari memanggil kepada wanita tersebut dan ditanya apa hajatnya. Wanita tersebut memberitahukan hajatnya yang datang ingin memberikan hadiah berupa beberapa cupak gandum.

Maka Sheikh Abu Bakar bin Salim mengambil gandum tersebut, diletakkan di dalam serbannya, kemudian dicium gandum tersebut dan mengucapkan terima kasih serta mendoakan kepada wanita itu di atas pemberian hadiah tersebut. Beliau melakukan seperti itu semata-mata kerana ingin menghargai & menjaga perasaan wanita tersebut, walaupun pada zahirnya ianya sebuah pemberian yang kecil, akan tetapi *menjaga perasaan orang lain adalah amat bernilai disisi ALLAH S.W.T.*

Wanita tersebut pun akhirya gembira dan pulang. Sheikh Abu Bakar bin Salim kemudian menegur pembantunya dengan berkata;

"Kami tidak sampai kepada kedudukan yang kami sampai di sisi ALLAH S.W.T, kecuali dengan menjaga perasaan orang lain"

Menjaga perasaan orang adalah bahagian daripada karomah yang diberikan oleh ALLAH S.W.T kepada hamba yang beriman kepada-Nya.

• Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid
#DarMedia #DarulMurtadza #1438H

Rezeki Milik Allah.. Bersyukurlah

CNP dari Group Whasspp

Ada seorang fakir miskin melewati jalan di Madinah. Di sepanjang jalan, di setiap rumah dia melihat kebanyakan penghuninya memakan daging. Dia pun merasa sedih kerana jarang sekali dapat makan daging. Dia pulang ke rumahnya dengan hati yang jengkel.

Sesampai di rumah, isterinya menyajikan kacang rebus. Dengan hati terpaksa, dia memakan kacang itu seraya membuang kupasan kulitnya ke luar jendela. Dia sangat bosan dengan kacang yang dimakannya.

Dia berkata pada isterinya,😩 _“Bagaimana hidup kita ini..? Orang lain makan daging, kita masih makan kacang..”_

Tak lama kemudian, dia keluar ke jalan di pinggir rumahnya.. Alangkah terkejutnya, dia melihat seorang lelaki tua duduk di bawah jendela rumahnya, sambil memungut kulit-kulit kacang yang dibuang olehnya dan memakannya seraya bergumam :

ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺍﻟﺬﻱ ﺭﺯﻗﻨﻲ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺣﻮﻝ ﻣﻨﻲ ﻭﻻ ﻗﻮﺓ

_“Segala puji bagi Allah subhanahu wata’ala yg telah memberiku rezeki tanpa harus mengeluarkan tenaga..”_

Mendengar ucapan lelaki tua itu, dia menitiskan air mata, seraya bergumam :

ﺭﺿﻴﺖ ﻳﺎ ﺭﺏ

*_”Sejak detik ini, aku rela dengan apapun yang Engkau berikan Yaa Allah..”_*

*****

*Sahabatku…..*

👉Rezeki itu yang penting sentiasa mengalir tak kira besar kecilnya.  Jangan Berharap mengalir seperti Banjir, jikalau tak pandai berenang maka boleh tenggelam

ﺇﻟﻰ ﻣﺘﻰ ﺃﻧﺖ ﺑﺎﻟﻠﺬﺍﺕ ﻣﺸﻐﻮﻝ

ﻭﺃﻧﺖ ﻋﻦ ﻛﻞ ﻣﺎ ﻗﺪﻣﺖ ﻣﺴﺌﻮﻝ

_*”Sampai bila engkau sibuk dengan kelazatan duniawi, sedangkan engkau akan ditanya tentang semua yg engkau lakukan..”*_

Berkata Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu :

ﻣﻦ ﻛﺎﻧﺖ ﻫﻤّﺘﻪ ﻣﺎ ﻳﺪﺧﻞ ﻓﻲ ﺑﻄﻨﻪ ﻛﺎﻧﺖ

☝_*Barangsiapa perhatiannya hanya pada apa yang masuk ke dalam perutnya, maka nilai seseorang tidak lebih dari apa yg keluar dari perutnya*..”_

Rezeki itu bukan saja hanya dalam bentuk wang, banyak pekerjaan, banyak tabungan, punya banyak Asset disana-sini, intinya : *HARTA & HARTA*

Tapi Rezeki  _*Ternyata..*_

👉Langkah kaki yg dimudahkan untuk hadir ke majlis ilmu, itu adalah rezeki..

👉 Langkah kaki yg dimudahkan untuk sholat berjemaah di masjid, adalah rezeki..

👉Hati yg Allah jaga jauh dari iri, dengki, dan kebencian, adalah rezeki..

Semoga kita dapat menjadi orang yg sntiasa tawadhuk & mensyukuri nikmat rezeki yg Allah berikan.

🌼🌻🌼🌻🌼🌻

Kerana Tauhu Allah Selamatkannys

Jangan jemu berdoa

Ada sorang peniaga tauhu yg setiap hari dia pergi jual tauhu dia kt pasar. Untuk sampai pasar, dia kena naik kenderaan awam.

Untuk sampai ke jalan raya, dia perlu melalui padang sawah.

Setiap pagi dia selalu berdoa kepada Allah supaya tauhunya semua habis dijual.

Begitulah setiap hari, sebelum berangkat berdoa terlebih dahulu dan pulang sebelah petang. Barang dagangannya selalu habis dijual.

Satu hari tu, semasa dia lalu di sawah nak menuju ke jalan raya utk naik kenderaan awam, tiba2 dia terjatuh ke dalam sawah tersebut.

Habis semua tauhunya jatuh ke sawah, hancur dan berselerak. Bukan aje keuntungan, modal pun habis.

Dia mengeluh kepada Allah, bahkan menyalahkan Tuhan, mengapa dia diberi ujian sampai mcm ni sekali? Padahal dia selalu berdoa dan solat setiap pagi.

Akhirnya dia pun pulang tidak jadi berniaga hari itu.

Tapi dua jam kemudian dia mendengar khabar, bahawa kenderaan yg disewanya setiap hari pada pagi tu telah jatuh ke dalam gaung. Semua penumpangnya terkorban! Hanya dia satu2nya bakal penumpang yg selamat, semua adalah disebabkan tauhunya jatuh ke sawah, sehingga ia tidak jadi utk berniaga pd hari itu dan membawa semua  tauhu-tauhunya yg sdh rosak dan penyek.

Tetapi pada sebelah petang, ada seorg penternak itik 🦆 telah mencari dia dan hendak membeli tauhu utk makanan itik tetapi yg anehnya penternak itik 🦆 itu mencari tauhu yg rosak/hancur krn ia hanya utk dicampurkan dan dimakan oleh itik 🦆 sahaja. Terus peniaga itu menangis krn tauhunya yg rosak hendak dibeli semuanya oleh penternak itik 🦆 itu.

PENGAJARAN

Doa tidak semestinya dimakbulkan sesuai dgn permintaan, tapi ia diganti oleh Allah dengan sesuatu yg jauh lebih baik dari yg diminta.

Allah Maha Mengetahui keperluan kita jika dibandingkan dengan diri kita sendiri.

Sebab tu, janganlah jemu berdoa, jangan sesekali mengeluh jugak, apalagi mengutuk!

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu
padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan manusia tidak mengetahui” (Al Baqarah ayat 216).

“Jika Tuhan menjawab doamu, Ia sedang menambahkan imanmu. Jika Ia menundanya, Ia sedang menambahkan kesabaranmu. Jika Dia tidak menjawab doamu, Dia sedang mempersiapkan yang terbaik untukmu.”

Semoga hari ini dan hari hari seterusnya kita semua selalu dalam lindungan serta keberkahanNya.

Siapa Yang Baca Sampai Habis. Ucaplah "Alhmdulillah" kerana janji ALLAH itu pasti.

Jumaat, Ogos 11, 2017

RUU 164 - SUATU BAHANA YANG UMNO TINGGALKAN UNTUK GENERASI AKAN DATANG


Sila catatkan dalam diari masing2...9 Ogos 2017 adalah hari malang buat umat Islam di Malaysia di bawah umno be end dgn dibantu oleh pakatan haprak....
Aku tidak mahu melanjutkan kekeliruan sebab ramai yg aku lihat masih lagi termanggu-manggu ke atas apa yg sebenarnya berlaku....
Jika RUU 355 dituduh oleh dap sebagai pembuka jalan kpd perlaksanaan Hudud di Malaysia ini, maka RUU 164 adalah pembuka jalan kpd terlucutnya hak umat Islam bermula dari terlucutnya hak Islam ke atas seorang anak....
Kita beriman dgn hadis bahawa seorang anak itu dibentuk oleh ibu bapanya samada menjadi yahudi, nasrani atau majusi....tapi kini ia tidak lagi....hak ibu bapa itu sudah diberikan kpd mahkamah SIVIL....
RUU 164 ini juga menghina kedudukan mahkamah Syariah yg khusus kpd umat Islam kerana tidak layak membicarakan hukum yg berkait dgn orang Islam itu sendiri, melainkan perlu merujuk kpd mahkamah SIVIL yg mempunyai kuasa lebih tinggi menurut perlembagaan....
Puak2 haprak pula sekonyong-konyongnya membuat alasan bahawa pindaan akta itu akan dibicarakan pula di Dewan Rakyat.....tahukah hangpa bahawa krisis perlembagaan pada tahun 1993 telah meminda kuasa YDP Agong iaitu apabila suatu rang undang-undang itu telah diluluskan, ia akan tetap menjadi satu undang-undang walaupun tidak diperkenankan oleh YDP Agong???....angkara siapa yg menaja pindaan Perkara 66 Perlembagaan tersebut pada tahun 1993???....tidak lain tidak bukan adalah "top dog" pakatan haprak sekarang ini iaitu mahathir.....
Mmg suatu yg malang kpd umat Islam.....sudah lah umat Islam dalam keadaan lemah dgn pelbagai tekanan ekonomi, sosial dan pelbagai sudut....hari ini hak berkeluarga secara Islam sudah dilelong dgn amat murah dan mudah oleh umno be end dan pakatan haprak....
Tiada guna melaungkan cintakan Islam jika institusi keluarga Islam dirobek dgn memberi kelebihan kpd undang-undang sekular mencorakkan bagaimana umat Islam perlu mengatur agamanya sendiri....kesialan apakah yg melanda umat Islam di Malaysia ini???....
Oleh yg demikian, bagi memastikan undang-undang ini tidak terus menjerut umat Islam dan membunuh identiti umat Islam di Malaysia, tiada jalan lain iaitu memastikan umno be end TERKUBUR pada PRU 14 ini dan pakatan haprak tidak boleh terus diberikan laluan utk mencorakkan Islam atas alasan "hak asasi" beragama kerana umat Islam lebih berhak ke atas agama dan penganutnya....
Aku sudah habis bahasa utk menggambarkan perasaan aku andainya mengenangkan apakah yg bakal dilalui oleh zuriat keturunan aku pada masa depan.....
Carborundum44: : RUU 164 : TRAGEDI MALANG BUAT UMAT ISLAM DI NEGARA INI
(10 Ogos 2017)
1. Parlimen Malaysia mencatat sebuah lagi episod sejarah yang perlu dikenang semalam. 9 Ogos 2017 akan tertulis dalam memori mengerikan buat negara yang selama ini digelar sebagai sebuah negara Islam apabila rang undang-undang bagi meminda Akta Membaharui Undang-undang (Perkahwinan dan Perceraian) 1976 atau dikenali juga sebagai Akta 164 diluluskan pada jam 1 pagi setelah dibahaskan selama beberapa jam di Parlimen.
2. Di pihak PAS, 13 orang Ahli Parlimennya telah mengambil bahagian dengan memberi peranan sepenuhnya membahaskan RUU 164 ini. Mereka ibarat benteng terakhir umat Islam yang mempertahankan kesucian Islam di negara ini. Mereka telah laksanakan amanah mereka dengan baik, dan Parlimen telah membuat keputusannya, dan yang pasti kesemua mereka akan menjadi saksi di hadapan Allah SWT di akhirat kelak.
3. Tidak timbul PAS hanya bersikap pilih kasih dan hanya menjadi ‘penyokong’ kerajaan UMNO-BN. Ianya jelas dan bersuluh untuk dilihat. Bagi PAS, jika sesuatu perkara itu baik untuk Islam dan negara ini, sama ada kerajaan mahupun pembangkang, PAS akan menyokongnya. Sebaliknya, jika ia bertentangan dengan Islam dan rakyat di negara ini, tidak kira siapa yang mencadangkan usul ini, PAS tetap akan menentangnya. Kami ada prinsip, dan prinsip kami mudah difahami, iaitu Islam adalah matlamat tertinggi perjuangan PAS.
4. Dalam usul semalam, PAS menentang usul yang dibentangkan oleh pihak kerajaan. PAS berdiri teguh mempertahankan prinsip Islamnya, dalam keadaan pihak pembangkang lain tidak bersatu dan bersepakat dalam menyatakan pendirian. Bahkan, ahli parlimen pembangkang sanggup pula bersekongkol dengan Ahli Parlimen BN dalam meranapkan hak umat Islam di negara ini.
5. Apa yang menyedihkan, daripada sejumlah 141 Ahli Parlimen bergama Islam, baik pihak kerajaan (UMN-BN) mahupun pembangkang, tidak ada suara yang membangkang usul ini. Lebih pelik apabila Ahli Parlimen beragama Islam dari parti Amanah Negara (PAN) serta Parti Keadilan Rakyat (PKR) yang mengaku berjuang Islam tidak turut sama mengambil bahagian dalam membantah usul ini. Speaker Parlimen dengan mudah menolak bantahan MP PAS yang berjumlah 13 orang tanpa perlu mengundi kerana tidak cukup korum untuk membuat belah bahagi.
6. PAS ada sebab yang kukuh untuk menentangnya, dan bukan bangkit menentang secara semberono atau untuk meraih kepentingan politik demi populariti semata-mata. RUU 164 ini perlu ditarik balik dengan alasan yang sangat jelas dan kuat, iaitu ianya bercanggah dengan undang-undang persekutuan sedia ada seperti Seksyen 46 (2) Akta Undang-Undang Keluarga Islam Wilayah Persekutuan 2003 dan juga bercanggah dengan peruntukan Perkara 121 1A Perlembagaan Persekutuan.
7. Apa yang dibimbangkan adalah, RUU 164 membahayakan kepentingan umat Islam di negara ini. Antara bahaya yang bakal menjelma hasil dari RUU 164 ini adalah seorang anak yang dilahirkan oleh ibubapa Islam tidak mengharuskan secara terus menjadi orang Islam. Selain itu, RUU 164 ini memperuntukkan bahawa orang bukan Islam tidak dikehendaki menganut Islam sekiranya ingin berkahwin dengan orang Islam. Sebaliknya, orang Islam hendaklah dibenarkan keluar dari Islam sekiranya ingin berkahwin dengan orang bukan Islam tanpa boleh dikenakan apa-apa tindakan undang-undang.
8. Antara lain, hak umat Islam yang terlucut hasil dari RUU 164 ini ialah seseorang atau pasangan suami isteri yang menukar agamanya dengan memeluk Islam tidak patut diberikan hak jagaan anak. Bahkan orang bukan Islam yang mempunyai hubungan kekeluargaan dengan seseorang yang memeluk Islam hendaklah diberikan hak menuntut harta pusakanya selepas kematiannya.
9. Dengan meluluskan Akta RUU 164, bererti kekalahan besar terhadap kepentingan Islam dan kemenangan moral buat pembenci Islam di negara ini. Selepas ini, satu demi satu hak umat Islam terlucut, ditarik, ditukar dengan memberikan pelbagai kelebihan buat sesiapa untuk murtad, menukar agama, dan mengikis hak terutama penjgaan hak terhadap anak-anak.
10. Semoga tragedi di Parlimen pada 9 Ogos 2017 membuka mata rakyat bahawa kerajaan pimpinan UMNO-BN tidak boleh diharap untuk membela agama Islam. Selama mereka memerintah, selama itulah umat Islam akan terus tergadai dan terabai. Di sisi yang lain, kelihatan jelas parti-parti pembangkang bukan pembela Islam sejati, sebaliknya hanya menjadikan Islam sebagai bahan pelaris produk mereka sahaja. Ketika sempit, Islam dijulang dan ketika ingin mencapai sesuatu, Islam dibuang! Bayangkan kalau mereka memerintah kelak, apa akan jadi kepada nasib umat Islam di negara ini?
DR RIDUAN MOHD NOR
Ahli Jawatankuasa PAS Pusat
Secara ringkasnya pindaan akta ini sebenarnya adalah satu tragedi malang kpd umat Islam di Malaysia....dan lebih malang apabila puak2 pan yg diketuai oleh mujahid telah beryuji dgn umno be end bagi meluluskan pindaan yg bakal meruntuhkan kepentingan umat Islam di dalam sebuah negara yang majoriti rakyatnya menganut agama Islam....
Puak2 dap tu sudah tentu lah bergembira sbb segala usaha depa utk memandulkan perkembangan Islam di negara ini makin menyerlah dgn bantuan puak2 pan....
Aku mengajak penyokong2 pan sekalian utk berfikir....selama berpuluh tahun kepentingan seseorang yg menganut agama Islam dipertahankan termasuklah anak2 nya kerana kita beriman dgn hadis bahawa anak2 itu ibarat kain putih dan kpd ibu bapanya yg mencorakkan anak itu samada yahudi, majusi atau nasrani....dan kita meyakini bahawa agama Islam ni adalah agama yg benar....tapi dgn pindaan ini, umno be end, pan dan dap telah menggadaikan hak umat Islam kepada mahkamah sivil.....
Hairan amat bagaimana RUU 355 yang tidak berkaitan dgn bukan Islam ditentang oleh dap dan pan, tetapi pada masa yg sama....hari ini puak2 ini telah berjaya merampas pulak hak umat Islam....
Ibarat kata seorang penyokong tegar pakatan haprak hari ini berikutan perkembangan RUU 164 ini, katanya "menyokong pakatan haprak pada hari ini seolah2 menjual Islam"....
Alfaqir Ilallah Ppk

Rabu, Ogos 09, 2017

DARI BUKU PERANG ARMEGADDON
Tanda Kiamat Dari No. 45 hingga No. 47
HADIS PERTAMA
Sabda Rasulullah Sollahu ‘alaihi wasallam

(حديث مرفوع) (حديث موقوف) فَقَالَ : إِنِّي فَقَالَ : إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَقُولُ : " بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ سِتًّا : إِمَارَةَ السُّفَهَاءِ ، وَبَيْعَ الْحُكْمِ ، وَكَثْرَةَ الشَّرْطِ ، وَاسْتِخْفَافًا بِالدِّمَاءِ ، وَقَطِيعَةَ الرَّحِمِ ، وَنَشْئًا يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ ، لا يُقَدَّمُونَ لأَنَّهُمْ فُقَهَاءُ ، وَلَكِنْ لِيُغَنُّوا " .
Bersegeralah untuk melakukan amal soleh apabila telah mncul enam perkara :
1.    Perlantikan pemimpin-pemimpin yang bodoh
2.    Ramainya bilangan anggota polis
3.    Penjualan kepimpinan yakni jawatan
4.    Tidak adanya penghargaan terhadap darah
5.    Pemtusan lilaturrahim
6.    Orang mabuk yang menjadikan Al-Quran sebagai alat nyanyi (seruling) di mana mereka mendahulkan seseorang di antara mereka menjadi imam agar menyanikannya walaupun orang tersebut adalah orang yanng paling sedikit ilmunya.

No 45
Mendahulukan seorang lelaki menjadi imam solat kerana bagus suaranya, walaupun kurang ilmu dan keutamaannya.
Hadis Tentang Ahli Ibadah
Ahli Ibadah Yang Bodoh Dan Qari Yang Fasik;-
Daripada Anas r.a. ia berkata bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda: Kelak, di akhir zaman, akan ada ahli ibadah yang bodoh dan para qari yang fasik;- (Riwayat Ibnu ‘Adi).
Menunjuk-Nunjuk Ketika Berdoa
Dari Saad r.a. bahawa Nabi s.a.w. bersabda: ” Kelak akan terdapat kaum yang berlebih-lebih (menunjuk-nunjuk) dalam berdoa “;- (Riwayat Ahmad).
Imam Yang Melambatkan Waktu Solat
Dari Ibnu Ame r.a bahawa Rasulullah s.a.w bersabda: Sesungguhnya nanti selepas peninggalanku akan terjadi; para imam mengakhirkan solat dari waktunya. Oleh kerana itu hendaklah kamu mengerjakan solat tepat pada waktunya. Jika kamu datang bersama mereka untuk mengerjakan solat, maka bersolatlah kamu;- (Riwayat Thabrani).
Yang Berhak Menjadi Imam
يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ وَأَقْدَمُهُمْ قِرَاءَةً فَإِنْ كَانَتْ قِرَاءَتُهُمْ سَوَاءً فَلْيَؤُمَّهُمْ أَقْدَمُهُمْ هِجْرَةً فَإِنْ كَانُوا فِي الْهِجْرَةِ سَوَاءً فَلْيَؤُمَّهُمْ أَكْبَرُهُمْ سِنًّا
Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Ibnu Basyar kata Ibnul Mutsanna; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far dari Syu’bah dari Ismail bin Raja’ katanya; aku mendengar Aus bin Dham’aj mengatakan; Aku mendengar Abu Mas’udberkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada kami: “Hendaknya yang berhak menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak dan paling baik bacaan kitabullah (alquran), jika dalam bacaan sama, maka yang paling dahulu hijrah, jika mereka dalam hijrah sama, maka yang lebih dewasa. (HR. Muslim no.1079, Abu Daud no.1079, Ahmad no.21308, Ibnu Majah no.970)

No. 46
Penjualan kepimpinan atau jawatan (hukum), iaitu bahawa jawatan diterima dengan wang.
Sabda Rasulullah sollahu alaihi wasallam :
فعن جابر بن عبدالله رضي الله عنه ان النبي صلى الله عليه وسلم قال لكعب بن عجرة « اعاذك الله يا كعب من امارة السفهاء» قال وما امارة السفهاء يا رسول الله قال « امراء يوكونوا بعدي لا يهتدون بهديي ولا يستنون بسنتي فمن صدقهم بكذبهم واعانهم على ظلمهم فأولئك ليسوا مني ولست منهم ولا يردون على حوضي ومن لم يصدقهم بكذبهم ولم يعنهم على ظلمهم فاولئك مني وانا منهم و يردون على حوضي يا كعب بن عجرة: الصوم جنة و الصدقة تطفىء الخطيئة و الصلاة قربان – او قال برهان – يا كعب بن عجرة لا يدخل الجنة لحم نبت على سحت ابدا النار اولى به يا كعب بن عجرة الناس غاديان فمبتاع نفسه فمعتقها – او قال موبقه
Hadis Riwayat Jabir ra bahawa Nabi bersabda kepads Kaab bin Ujrah, semuga Allah melindungi kamu dari kepimpinan sufaha’. Kaab bertanya, ” apa itu kepimpinan sufaha’?. Jawab baginda,” yaitu kepimpinnan selepas aku yang tidak ikut hidayah dan sunnah aku. Sesiapa yang membenarkan mereka dengan penyelewengan mereka serta membantu kezaliman mereka maka mereka bukanlah golonganku dan aku bukan golongan mereka. Mereka dihalang dari haudhku. Barangsiapa yang tidak membenarkan mereka atas pembohongan serta tidak menolong mereka atas kezaliman mereka, itulah golonganku, aku termasuk golongan mereka dan menemui daku dihaudhku.
Wahai Kaab, puasa adalah perisai dan sholat adalah sembahan, sesungguhnya tidak akan masuk syurga akan daging yang tumbuh dari yang haram dan neraka adalah selayak baginya. Wahai Kaab, manusia berpagi hari dengan dua keadaan: tergadai dirinya dan dia menebusnya atau yang terjual dirinya kemudian dia hancur.” HR Ahmad
Dalam Shahih Al-Hakim disebutkan hadits dari Abdullah bin Amr Radhiyallahu Anhuma secara marfu',

إن من أشراط الساعة أن يوضع الاخيار ويرفع الاشرار.
"Sesungguhnya di antara tanda-tanda Hari Kiamat ialah orang-orang pilihan direndahkan, sedang orang-orang jahat diangkat".
(Diriwayatkan Al-Hakim di Shahih-nya 4/554-555 dan menshahihkannya dengan disetujui Adz-Dzahabi. Hadits tersebut juga diriwayatkan Ath-Thabrani. Al-Haitsami berkata di Majmauz Zawaid 7/326, "Para perawi hadits tersebut adalah para perawi shahih").

Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

لا تقوم الساعة حتى يَسُود كل قبيلة منافقوها
"Hari Kiamat tidak terjadi hingga orang-orang munafik setiap kabilah menjadi pemimpin di setiap kabilah".
 (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Bazzar hadits no.3416 dari Abu Mas'ud).

Jika raja dan pemimpin manusia seperti itu, seluruh urusan menjadi tunggang terbalik. Akibatnya, pembohong dipercayai, orang jujur didustakan, pengkhianat diberi amanah, orang tepercaya dikhianati, orang bodoh bicara, orang alim diam, atau dilarang bicara secara umum, seperti diriwayatkan dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bahwa beliau bersabda,


من أشراط الساعة أن يرفع العلم ويظهر الجهل.
"Sesungguhnya di antara tanda-tanda Hari Kiamat ialah ilmu diangkat dan kebodohan tersebar". (Dari Anas bin Malik, hadits tersebut diriwayatkan Al-Bukhari hadits no.80, Muslim hadits no.2671, dan Imam Ahmad 3/98)


Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam juga bersabda,
"Sesungguhnya ilmu dicabut dengan dicabutnya ulama hingga jika ulama tidak ada yang tersisa maka manusia mengangkat orang-orang bodoh sebagai pemimpin, kemudian para pemimpin tersebut ditanya, lalu mereka memberi fatwa tanpa ilmu. Mereka sesat dan menyesatkan".
(Dari Abdullah bin Amr, hadits tersebut diriwayatkan Imam Ahmad 2/162, 190, Al-Bukhari hadits no.100, 7307, dan Muslim hadits no.2673. Hadits tersebut dishahihkan Ibnu Hibban hadits nomer 4571, 6719, dan 6723

No. 47
Memandang rendah kepada darah

إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَقُولُ : " بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ سِتًّا : إِمَارَةَ السُّفَهَاءِ ، وَبَيْعَ الْحُكْمِ ، وَكَثْرَةَ الشَّرْطِ ، وَاسْتِخْفَافًا بِالدِّمَاءِ ،

HADIS KE 2
(حديث مرفوع) حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، عَنْ بَشِيرِ بْنِ سَلْمَانَ ، عَنْ سَيَّارٍ أَبِي الْحَكَمِ ، عَنْ طَارِقٍ , قَالَ : كُنَّا عِنْدَ عَبْدِ اللَّهِ جُلُوسًا ، فَجَاءَ آذِنُهُ , فَقَالَ : قَدْ قَامَتِ الصَّلاةُ ، فَقَامَ وَقُمْنَا مَعَهُ ، فَدَخَلْنَا الْمَسْجِدَ ، فَرَأَى النَّاسَ رُكُوعًا فِي مُقَدَّمِ الْمَسْجِدِ ، فَكَبَّرَ وَرَكَعَ ، وَمَشَيْنَا وَفَعَلْنَا مِثْلَ مَا فَعَلَ ، فَمَرَّ رَجُلٌ مُسْرِعٌ , فَقَالَ : عَلَيْكُمُ السَّلامُ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، فَقَالَ : صَدَقَ اللَّهُ ، وَبَلَّغَ رَسُولُهُ ، فَلَمَّا صَلَّيْنَا رَجَعَ ، فَوَلَجَ عَلَى أَهْلِهِ ، وَجَلَسْنَا فِي مَكَانِنَا نَنْتَظِرُهُ حَتَّى يَخْرُجَ ، فَقَالَ بَعْضُنَا لِبَعْضٍ : أَيُّكُمْ يَسْأَلُهُ ؟ ، قَالَ طَارِقٌ أَنَا أَسْأَلُهُ ، فَسَأَلَهُ ، فَقَالَ : عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : " بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ : تَسْلِيمُ الْخَاصَّةِ ، وَفُشُوُّ التِّجَارَةِ حَتَّى تُعِينَ الْمَرْأَةُ زَوْجَهَا عَلَى التِّجَارَةِ ، وَقَطْعُ الأَرْحَامِ ، وَفُشُوُّ الْقَلَمِ ، وَظُهُورُ الشَّهَادَةِ بِالزُّورِ ، وَكِتْمَانُ شَهَادَةِ الْحَقِّ " .
No. 48
Seorang isteri bekerja dalam satu syarikat dengan suaminya (isteri menjadi pengarah atau lebih tinggi pangkat daripada suaminya), Rasulullah sollahu alaihi wasallam bersabda :
DI pintu gerbang (dekat) hari kiamat, salam (ucapan assalamualaikum) hanya diucap kepada orang yang khusus (yang sudah dikenal sahaja), tersebar dan berkembangnya perdagangan sehingga seorang isteri membantu suaminya untuk berdagang (Hadis sohih – Ahmad)

Dalam tanda ke 28 dinyatakan :

Jarak di antara pasar menjadi dekat yang menunjukkan banyaknya kegiatan perdagangan, sabda Rasulullah sollahu alaihi wasallam :

12450 وعن أبي هريرة أن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - قال : " لا تقوم الساعة حتى تظهر الفتن ، ويكثر الكذب ، وتتقارب الأسواق ، ويتقارب الزمان ، ويكثر الهرج " ، قلت : وما الهرج ؟ قال : " القتل "
Tersebarnya fitnah, banyak sifat bohong, dekatnya jarak dengan pasar, pendeknya waktu, banyak al Harj iaitu pembunuhan

Dalam tanda ke 26 dinyatakan:

Hilangnya kewaspadaan manusia dalam mendapatkan rezeki halal, Sabda Rasulullah sollahu alaihi wasallam :

عن أبي هريرة - رضي الله عنه - أن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - قال:((يأتي على الناس زمان لا يبالي المرء ما أخذ منه، أمن الحلال أم الحرام))؛ رواه البخاري.
akan dating kepada manusia suatu zaman di mana orang-orang tidak pedulikan terhadap apa-apa yang merek peroleh, apakah rezeki itu, dari yang halal ataukah dari yang haram.



Sabtu, Ogos 05, 2017

Kisah Doa


Ini kisah mengenai seorang abang dan adik.
Keduanya adalah anak yatim lagi miskin. Mereka tinggal di rumah warisan orangtua mereka. Kedua orangtua mereka adalah hamba Allah yang soleh. Kedua anak dididik untuk selalu mengandalkan Allah SWT.
Si abang, saban hari berdoa agar Allah mengubah nasib hidupnya. Dia meminta kepada Allah agar dipertemukan dengan istri yang cantik lagi kaya. Dia meminta kepada Allah agar dirinya kaya raya.
Sedangkan adiknya adalah seorang yang buta huruf. Tidak seperti kakaknya, dia membaca doa pun dengan melihat kertas.
Sebelum ayahnya meninggal, si adik pernah meminta ayahnya menulis sesuatu di atas kertas, dan kertas itu sering dipegangnya setiap kali berdoa.
Akhirnya, Allah mempertemukan si abang dengan seorang perempuan yang cantik lagi kaya. Si abang seperti mendapat durian runtuh dan kehidupannya terus berubah. Dia keluar dari rumah warisan itu, dan meninggalkan adiknya.
Si abang akhirnya kaya raya, bahkan semakin kaya ketika dia membuka bisnis. Dia sudah mulai alpa dengan Allah, salat sering tidak tepat waktu, jarang membaca Alquran.
Namun dia tidak pernah lalai untuk meminta kekayaan dari Allah. Kalau masalah bisnis, maka berbondong-bondong permintaannya kepada Allah.
Dan ajaibnya, Allah tetap memberi apa yang dia minta. Si abang merasa dirinya adalah orang istimewa.
Sementara si adik hidupnya tidak berubah. Dia masih seorang sederhana, dengan kelemahannya sebagai seorang buta huruf. Dia tetap setia menjaga rumah warisan.
Meski rajin berdoa, si abang melihat hidup adiknya tidak berubah. Lantas satu hari, ketika mengunjungi adiknya, si abang berkata dengan sombong:
" Kamu berdoa kuat juga. Tengok aku, berdoa kepada Allah langsung dikabulkan. Sementara kamu ini tak bisa dekat dengan Allah. Berdoa saja masih lihat kertas."
Si adik hanya tersenyum saja. Dia suka kakaknya menegur karena baginya, teguran abang amat berarti.
Adiknya terus hidup sederhana, di dalam rumah warisan, dengan berdoa sambil melihat kertas setiap hari. Dan kehidupannya tetap tidak berubah. Tidak menjadi kaya seperti abangnya.
Satu hari, si adik meninggal dunia. Ketika si abang bersih-bersih rumah warisan, dia menemukan secarik kertas. Kertas itu adalah kertas yang adiknya sering pegang ketika berdoa.
Si abang tiba-tiba terisak ketika membaca kertas kecil itu. Ternyata kertas itu tertulis: " Ya Allah, kabulkanlah segala doa abang aku" . MasyaAllah.
Si abang mulai membandingkan dirinya dengan adiknya. Adiknya tetap taat kepada Allah dan selalu ringan jika berurusan dengan Allah SWT.
Adiknya sedikit pun tidak meminta kenikmatan dunia kepada Allah. Malah tidak meminta apa-apa untuk dirinya. Tetapi adiknya meminta agar segala doa si abang dikabulkan.
Sedangkan si abang tidak pernah sedikit pun mendoakan adiknya. Si abang mulai sadar, rupanya bukan doa dia yang dikabulkan. Tapi doa adiknya telah diterima oleh Allah SWT, sehingga segala doanya menjadi makbul.
Karena itu jangan segan minta orang lain mendoakan kita. Mungkin doa orang lain yang lebih bersih hatinya, lebih suci jiwanya sehingga menyebabkan rahmat Allah tumpah pada diri kita.
Jika apa yang kita doakan dikabulkan Allah SWT, maka jangan lantas berlagak sombong bahwa dirinya ahli ibadah. Jangan rasa doa kitalah yang makbul. Serahkan semuanya kepada Allah. Doa itu bagian dari usaha yang sebenarnya



Isnin, Julai 31, 2017

Kisah Lelaki Wara' Atho' bin Yasar

Suatu Ketika `Atha bin Yasar, Sulaiman bin Yasar dan beberapa sahabat pergi dari madinah untuk berhaji. Dalam perjalanannya mereka singgah di Abwa dan menginap di sebuah rumah, Sulaiman dan para sahabat keluar untuk suatu keperluan. Sementara `Atha bin Yasar tetap tinggal di rumah dalam keadaan berdiri sholat. 

Tiba tiba masuk kedalam rumah tersebut seorang wanita cantik dari suku badui, Melihat ada seseorang masuk maka `Atha mempercepat sholatnya. Setelah selesai beliau bertanya 
“Apakah engkau memerlukan sesuatu” Kata `Atha bin Yasar
“Ya, aku memintamu untuk mencumbui aku, sungguh aku sudah rindu dan tidak lagi memiliki suami” Jawab wanita itu
“Menjauhlah dariku,Janganlah engkau membakarku dan dirimu dengan api neraka” Hardik `Atha bin Yasar

Wanita itu terus berusaha menggodanya namun `Atha bin Yasar tidak menghiraukannya. `Atha bin yasar kemudian menangis dan berkata : “Celakalah kamu, menjauhlah dariku, menjauhlah.”
Semakin lama Tangisan `Atha semakin keras, melihat `Atha menangis maka wanita itupun ikut menangis di hadapannya.  Tak berapa lama kemudian Sulaiman datang dan melihat `Atha dan seorang wanita sedang menangis dihadapannya maka sulaiman pun duduk dan menangis di serambi rumah tanpa tahu apa yang membuat `Atha dan wanita di dalam rumah menangis. 
Para sahabat datang dan melihat seisi rumah sedang menangis, para sahabatpun ikut menangis tanpa menanyakan sebab mereka menangis. Karena tangisan mereka yang semakin banyak dan keras, Wanita itupun berdiri dan keluar dari rumah. Melihat hal itu para sahabat dan sulaiman masuk kedalam rumah.

Sulaiman pun tetap terdiam dan tidak bertanya perihal apa yang terjadi untuk menjaga kehormatan dan kewibawaannya. Setelah Ibadah haji mereka pergi ke mesir dan tinggal disana dalam waktu yang di tentukan oleh Allah swt
Pada suatu malam saat `Atha tidur, tiba tiba ia terbangun dan menangis. Maka berkatalah sulaiman kepadanya

“Apa yang membuatmu menangis wahai saudaraku?” Tanya sulaiman
“Mimpi yang aku lihat malam ini”Jawab `Atha
“Mimpi apakah itu?”Tanya Sulaiman
“Jangan engkau beritahu kepada siapapun selagi aku masih hidup” pinta `Atha
“Baiklah” Jawab Sulaiman

“Aku melihat nabi Yusuf as. Akupun datang melihat kepada beliau di tengah tengah orang yang melihat kepada beliau. Tak kala aku melihat ketampanannya aku menangis. Beliaupun melihat kepadaku di tengah tengah manusia seraya berkata: Apa yang membuatmu menangis wahai manusia?” Aku menjawab :”Bapak dan ibuku sebagai tebusanmu, aku ingat akan diri anda dan istri al Aziz, dan apa yang dengannya anda di uji, apa yang anda temui di penjara, dan perpisahan dengan ya`qub as. Maka akupun menangis karenanya dan karena kagum terhadap perkaranya. Maka berkatalah beliau:”Tidakkah engkau kagum terhadap seorang laki laki dan wanita di abwa?” Aku pun mengerti yang beliau maksudkan. Akupun menangis dan terbangun karenanya.” Cerita `Atha kepada sulaiman
“Wahai saudaraku,apakah gerangan yang terjadi dengan wanita tersebut?” Tanya Sulaiman

`Atha bin Yasar akhirnya menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada waktu itu. 

Sabtu, Jun 24, 2017

Kisah Para Sahabat Dgn Harta

Sedekah Abu Darda
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَاللَّهُ 
يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (Al-Baqarah: 245)

Suatu ketika Rasulullah saw. membacakan ayat itu kepada para sahabat. Tiba-tiba Abu Darda r.a. berdiri, ia berkata, “Wahai Rasulullah, benarkah Allah meminta pinjaman kepada kita?” Rasulullah saw. menjawab, “Ya, benar.” Abu Darda kembali berkata, “Wahai Rasulullah, apakah Dia akan mengembalikannya kepadaku dengan pengembalian yang berlipat-lipat?” Rasulullah saw. menjawab, “Ya, benar.”

“Wahai Rasulullah, ulurkanlah kedua tangan Anda,” pinta Abu Darda r.a. tiba-tiba. Rasulullah saw. balik bertanya, “Untuk apa?” Lalu Abu Darda menjelaskan, “Aku memiliki kebun, dan tidak ada seorang pun yang memiliki kebun yang menyamai kebunku. Kebun itu akan aku pinjamkan kepada Allah.” “Engkau pasti akan mendapatkan tujuh ratus lipat kebun yang serupa, wahai Abu Darda,” kata Rasulullah saw.

Abu Darda mengucapkan takbir, “Allahu Akbar, Allahu Akbar!” Lantas ia segera pergi ke kebunnya. Ia mendapati istri dan anaknya sedang berada di dalam kebun itu. Saat itu anaknya sedang memegang sebutir kurma yang sedang dimakannya.

“Wahai Ummu Darda, wahai Ummu Darda! Keluarlah dari kebun itu. Cepat. Karena kita telah meminjamkan kebun itu kepada Allah!” teriak Abu Darda.

Istrinya paham betul maksud perkataan suaminya. Maklum, ia seorang muslimah yang dididik langsung oleh Rasulullah saw. Segera ia beranjak dari posisinya. Ia keluarkan kurma yang ada di dalam mulut anaknya. “Muntahkan, muntahkan. Karena kebun ini sudah menjadi milik Allah swt. Ladang ini sudah menjadi milik Allah swt.,” ujarnya kepada sang anak.

Subhanallah! Begitulah Ummu Darda, seorang wanita yang begitu yakin rezki datang dari Allah swt. dan bersuamikan seorang sahabat Nabi yang begitu yakin akan janji Allah swt. Kalau saja para suami zaman ini punya istri seperti Ummu Darda, pasti mereka akan mudah saja berinfak tanpa berpikir dua kali. Kalau saja para istri zaman sekarang punya suami model Abu Darda, pasti mereka akan mendapatkan kemuliaan dari Allah.
Sekarang simaklah kisah kedua ini. 

Kisah Sahabat2 Dgn Harta

Kisah Umar Dgn Abu Ubaidah

Suatu hari Amirul Mukminin, Umar bin Khathab r.a. dikirimi harta yang banyak. Beliau memanggil salah seorang pembatu yang berada di dekatnya. “Ambillah harta ini dan pergilah ke rumah Abu Ubaidah bin Jarrah, lalu berikan wang tersebut. Setelah itu berhentilah sesaat di rumahnya untuk melihat apa yang ia lakukan dengan harta tersebut,” begitu perintah Umar kepadanya.

Rupanya Umar ingin melihat bagaimana Abu Ubaidah menggunakan hartanya. Ketika pembantu Umar sampai di rumah Abu Ubaidah, ia berkata, “Amirul Mukminin mengirimkan harta ini untuk Anda, dan beliau juga berpesan kepada Anda, ‘Silakan pergunakan harta ini untuk memenuhi kebutuhan hidup apa saja yang Anda kehendaki’.”

Abu Ubaidah berkata, “Semoga Allah mengaruniainya keselamatan dan kasih sayang. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat.” Kemudian ia berdiri dan memanggil hamba sahaya wanitanya. “Kemarilah. Bantu aku membagi-bagikan harta ini!.” Lalu mereka mulai membagi-bagikan harta pemberian Umar itu kepada para fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan dari kaum muslimin, sampai seluruh harta ini habis diinfakkan.Pembantu Umar pun kembali . Umar memberinya uang sebesar empat ratus dirham seraya berkata, “Berikan harta ini kepada Muadz bin Jabal!” Umar ingin melihat apa yang dilakukan Muadz dengan harta itu. Maka, berangkatlah si pembantu menuju rumah Muadz bin Jabal dan berhenti sesaat di rumahnya untuk melihat apa yang dilakukan Muadz terhadap harta tersebut.

Umar Dgn Muaz

Muadz memanggil hamba sahayanya. “Kemarilah, bantu aku membagi-bagikan harta ini!” Lalu Muadz pun membagi-bagikan hartanya kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan dari kalangan kaum muslimin hingga harta itu habis sama sekali di bagi-bagikan. Ketika itu istri Muadz melihat dari dalam rumah, lalu berkata, “Demi Allah, aku juga miskin.” Muadz berkata, “Ambillah dua dirham saja.”
Pembantu Umar pun pulang. Untuk ketiga kalinya Umar memberi empat ribu dirham, lalu berkata, “Pergilah ke tempat Saad bin Abi Waqqash!” Ternyata Saad pun melakukan apa yang dilakukan oleh dua sahabat sebelumnya. Pulanglah sang pembantu kepada Umar. Kemudian Umar menangis dan berkata, “Alhamdulillah, segala puji syukur bagi Allah.”

Begitulah para sahabat ketika mendapat harta. Tidak sampai sehari harta itu diinfakkan dengan begitu ringannya.
Yang ini kisah ketiga. Munginkah kita bisa mencontohnya?

Talhah Dgn Harta

Suatu hari Thalhah bin Ubaidillah r.a. pulang ke rumah dengan membawa uang sebanyak seratus ribu dirham. Istrinya mendapati raut wajah Thalhah begitu bersedih.
Sang istri bertanya, “Apa yang terjadi padamu, wahai suamiku?” Thalhah menjawab, “Harta yang banyak ini, aku takut jika bertemu dengan Allah, lalu aku ditanya tentang dirham ini satu per satu.”
Istrinya lalu berkata, “Ini masalah yang sangat mudah. Mari kita bagi-bagikan harta ini. Bawalah harta ini dan bagikan kepada para fakir miskin yang ada di Kota Madinah.”
Thalhah pun bersama istrinya meletakkan harta itu di sebuah wadah, lalu membagi-bagikan kepada para fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan. Setelah itu ia kembali ke rumah dan berkata, “Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menjadikan diriku bertemu dengan-Nya sedangkan aku dalam keadaan bersih dan suci.”
Subhanallah! Sungguh mereka orang-orang langit yang ringan melepas dunia


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2008/03/12/428/tiga-kisah-lima-sahabat/#ixzz4ksV9erTb 
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook