Ahad, Oktober 16, 2011

KULIAH MASJID I'tisam - Ya'juj & Ma'juj siri 3

PERSOALAN 4 - DIMANAKAH LETAKNYA TEMBOK YA'JUJ & MA'JUJ
An Islamic View of Gog and Magog in the Modern World: Chapter

Anda boleh merujuk buku bagi memahami maksud “tembok yang menyekat Ya’juj & Ma’juj”. Tembok tersebut dipanggil sebagai Daryal Gorge/Iberian Gates/Caucasian Gates, iaitu tembok diperbuat daripada besi bercampur tembaga.

Rombongan telah dihantar mencari tembok dibina Zulkarnain pada tahun 50 H dan menemui tembok telah musnah sepenuhnya.

((((Hadis Nabi saw yg agaknya bertentangan dengan kepada kenyataan di atas, sabda Rasulullah :

إذ أوحى الله إلى عيسى عليه السلام قد أخْرجْتُ عباداً لي لا يدَاْنِ لأحدٍ بقتالِهم فحرِّز عبادي إلى الطور
(Wahai Isa, sesungguhnya aku telah melepaskan hamba-hambaku yang sangat ganas yang tidak ada siapa yang dapat melawan mereka. Oleh itu cepat-cepatlah engkau selamatkan hamba-hambaku yang ada bersamamu ke arah bukit 'Thur')))))

Saya turut ingin berkongsi pendapat peribadi mengenai tembok menyekat Ya’juj & Ma’juj (sekatan). Sekatan lain ke atas puak Yahudi Khazar ialah sebelum Peperangan Waterloo (1815).

((((WATERLOO : Pertempuran Waterloo terjadi pada tanggal 18 Juni 1815 di dekat kota Waterloo sekitar 15 km selatan ibukota Belgia, Brussels, merupakan pertempuran terakhir Napoleon. Kekalahan dalam perang ini menjadi penutup sejarahnya sebagai Kaisar Perancis. Pertempuran ini juga dicatat dalam sejarah sebagai penutup dari seratus hari sejak larinya Napoleon dari pulau Elba.

Kekalahan pasukan Perancis, di bawah pimpinan Napoleon melawan pasukan Inggris-Belanda-Jerman di bawah Jenderal Wellington dan sekutu Prussia-nya di bawah Feldmarschall Blücher, mengakhiri kekuasaan seratus hari Napoleon dan diikuti dengan akhir dari Kekaisaran Perancis yang Pertama pada 22 Juni 1815.

Setelah kekalahan militer total yang kedua dalam waktu yang berdekatan ini Perancis dibebankan persyaratan perdamaian yang memberatkan dalam Perjanjian Paris yang Kedua dan Napoleon menjadi tawanan perang oleh pihak Inggris dan ditahan di Pulau St. Helena di lautan Atlantik hingga meninggalnya pada 5 Mei 1821 sebagai orang buangan.)))))

((((BERKENAAN DGN NAPOLEAN YANG MEMELUK ISLAM :

"Agama-agama itu selalu didasarkan pada hal-hal yang ajaib, seperti halnya Trinitas yang sulit dipahami. Yesus memanggil dirinya sebagai anak Tuhan, padahal ia keturunan Daud. Saya lebih meyakini agama yang dibawa oleh Muhammad. Islam terhindar jauh dari kelucuan-kelucuan ritual seperti yang terdapat di dalam agama kita (Kristen); Bangsa Turki juga menyebut kita sebagai orang-orang penyembah berhala dan dewa."

Selanjutnya :
"Surely, I have told you on different occations and I have intimated to you   by various discourses that I am a Unitarian Musselman and I glorify the prophet Muhammad and that I love the Musselmans."

"Dengan penuh kepastian saya telah mengatakan kepada anda semua pada kesempatan yang berbeda, dan saya harus memperjelas lagi kepada anda di setiap ceramah, bahwa saya adalah seorang Muslim, dan saya memuliakan nabi Muhammad serta mencintai orang-orang Islam."

Akhirnya ia berkata :
"In the name of God the Merciful, the Compassionate. There is no god but God, He has no son and He reigns without a partner."

"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiada Tuhan selain Allah. Ia tidak beranak dan Ia mengatur segala makhlukNya tanpa pendamping."

Napoleon Bonaparte mengagumi Al-Quran setelah membandingkan dengan kitab sucinya terdahulu, Alkitab. Akhirnya ia menemukan keunggulan-keunggulan Al-Quran, juga semua cerita yang melatar belakanginya.))))

Pada zaman itu mereka dilayan hina, dan Nathan Mayer Rothschild (1777-1836) membiayai England dalam peperangan menentang Napoleon. Di antara tuntutan Rothschild sebagai balasan ialah Yahudi diberi hak dan perlindungan sama rata. Semenjak itu Rothschild menguasai Bank of England dan Yahudi Khazar hidup bebas.

Tiada lagi sekatan dan mereka 100% bebas menguasai dunia. Mereka bekerjasama dengan Knights Templar (Freemason) bagi mengatur perancangan supaya orang Yahudi berupaya pulang ke Israel dan membentuk sebuah negara bebas.

Mereka merancang penjajahan negara lain dan memberi kemerdekaan setelah menukarkan sistem negara, menguasai industri utama dan meletakkan orang-orang mereka di dalam negara jajahan.Mereka malahan bekerjasama membentuk sistem perbankan, pertubuhan dan pelbagai badan menguasai dunia dan seluruh aspek kehidupan kita pada hari ini.

(((((SERANGAN PEMIKIRAN :

(((((KNIGHT TEMPLAR :Templar adalah pasukan orang - orang Kristen Katholik yg berjuang untuk merebut kembali Jerusalem , kota 3 agama , pasukan Templar adalah pasukan yg khusus didirikan sebagai ordo ksatria . Tujuannya adalah untuk mempertahankan Katholik dan Gereja , pasukan Templar disebut juga tentara Salib Merah , karena mereka memakai baju , pedang , helm , dan tameng yg diberi tanda salib berwarna merah , Jerusalem sempat mereka rebut dari tangan Saladin , pemimpin kaum Sarancen yg merupakan penganut agama Islam .

Tetapi , berhasil direbut lagi oleh pasukan Islam setelah menjebak pasukan Templar yg menyerang mereka . Templar digiring ke daerah gurun yg tidak ada sumber airnya , sudah jelas pasukan Templar kalah telak . pasukan Templar berasal dari orang Spanyol , Holy Roman Empire, Swiss , dan negara kepausan lainnya .

Nasib Templar sangat tragis , mereka dituduh sebagai sekte sesat oleh gereja yg bekerja sama dengan Raja Perancis , mereka diburu dan dibunuh dengan kejam , guru besar Templar yg terakhir dibunuh dengan cara dibakar , sebelum tewas ia menyumpahi siapa saja yg memfitnah dirinya akan meninggal tidak sampai 1 tahun , dan terbukti . Raja Perancis dan Paus meninggal tak lama setelah sang guru besar tewas)))))

PEROSOALAN 5 : SIAPAKAH GOLONGAN YAKJUJ DAN MAKJUJ ?
((((((Sabda Rasulullah :
حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ بْنُ نَصْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى يَا آدَمُ فَيَقُولُ لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ فِي يَدَيْكَ فَيَقُولُ أَخْرِجْ بَعْثَ النَّارِ قَالَ وَمَا بَعْثُ النَّارِ قَالَ مِنْ كُلِّ أَلْفٍ تِسْعَ مِائَةٍ وَتِسْعَةً وَتِسْعِينَ فَعِنْدَهُ يَشِيبُ الصَّغِيرُ { وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى النَّاسَ سُكَارَى وَمَا هُمْ بِسُكَارَى وَلَكِنَّ عَذَابَ اللَّهِ شَدِيدٌ } قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَيُّنَا ذَلِكَ الْوَاحِدُ قَالَ أَبْشِرُوا فَإِنَّ مِنْكُمْ رَجُلًا وَمِنْ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ أَلْفًا ثُمَّ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي أَرْجُو أَنْ تَكُونُوا رُبُعَ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَكَبَّرْنَا فَقَالَ أَرْجُو أَنْ تَكُونُوا ثُلُثَ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَكَبَّرْنَا فَقَالَ أَرْجُو أَنْ تَكُونُوا نِصْفَ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَكَبَّرْنَا فَقَالَ مَا أَنْتُمْ فِي النَّاسِ إِلَّا كَالشَّعَرَةِ السَّوْدَاءِ فِي جِلْدِ ثَوْرٍ أَبْيَضَ أَوْ كَشَعَرَةٍ بَيْضَاءَ فِي جِلْدِ ثَوْرٍ أَسْوَدَ

42.21/3099. Telah bercerita kepadaku Ishaq bin Nashr telah bercerita kepada kami Abu Usamah dari Al A'masy telah bercerita kepada kami Abu Shalih dari Abu Sa'id Al Khudriy radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

Allah Ta'ala berfirman: Wahai Adam, . Nabi Adam 'Alaihissalam menjawab: Labbaika, kemuliaan milik-Mu dan segala kebaikan berada di tangan-Mu. Kemudian Allah berfirman: Keluarkanlah utusan neraka. Adam bertanya; Apa yang dimaksud dengan utusan neraka? (berapa jumlahnya?) . Allah berfirman: Dari setiap seribu, sembilan ratus sembilan puluh Sembilan dijebloskan neraka!, Ketika perintah ini diputuskan, maka anak-anak belia menjadi beruban, dan setiap wanita hamil kandungannya berguguran dan kamu lihat manusia mabuk padahal mereka tidaklah mabuk akan tetapi (mereka melihat) siksa Allah yang sangat keras. (QS. Alhajj 2), Para shahabat bertanya; Wahai Rasulullah, adakah diantara kami seseorang yang selamat?.

Beliau bersabda: Bergembiralah, karena setiap seribu yang dimasukkan neraka, dari kalian cuma satu, sedang Sembilan ratus sembilan puluh sembilannya dari Ya'juj dan ma'juj. Kemudian Beliau bersabda: Dan demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, aku berharap kalian menjadi di antara seperempat ahlu surga. Maka kami bertakbir. Kemudian Beliau bersabda lagi: Aku berharap kalian menjadi di antara sepertiga ahlu surga. Maka kami bertakbir lagi.

Kemudian Beliau bersabda lagi: Aku berharap kalian menjadi di antara setengah ahlu surga. Maka kami bertakbir sekali lagi. Lalu Beliau bersabda: Tidaklah keberadan kalian di hadapan manusia melainkan bagaikan bulu hitam pada kulit sapi jantan putih atau bagaikan bulu putih yang ada pada kulit sapi jantan hitam.)))))

Kita mengenali Yahudi Khazar sebagai bangsa Ya’juj & Ma’juj. Persoalannya hadis menyatakan bilangan mereka 999 daripada setiap 1,000 orang, dan mereka ini pula adalah manusia. Oleh itu siapakah manusia yang bermaksud 999 setiap 1,000 manusia? Siapakah Ya’juj & Ma’juj yang tidak terhitung banyaknya? Dalam erti kata lainnya, siapakah “manusia tidak terhitung”?

Jawapannya semua manusia yang termasuk golongan mereka. “Golongan” Ya’juj & Ma’juj ialah manusia seperti saya, keluarga saya, anda dan keluarga anda, pemimpin dan ulama yang anda sanjung dan semua manusia di dunia, iaitu mereka yang melaksanakan sistem diperkenalkan mereka ke dalam sistem di dalam negara kita. Siapakah lagi yang selama ini melakukan kerosakan jika bukan manusia yang mengamalkan sistem mereka?

Rabu, Oktober 12, 2011

KITAB 40 TANDA KIAMAT BESAR

MUQADDIMAH
Hari Kiamat pasti akan terjadi. Di saat itu langit akan peccah, gunung ganang akan berterbangan, bumi dan seisinya akan hancur lebur, Bumi yang dipihak ini akan bertukar menjadi bumi yang lain. Langit yang menaungi kita juga akan bertukar dengan langit yang lain pula.
Tiada siapa yang mengetahui bilakah peristiwa dahsyat itu akan terjadi kecuali hanya Allah swt. Namun begitu, Allah dengan kasih saying-Nya dan juga dengan hikmah-Nya telah menunjukkan kepada kita beberapa tanda yang terjadi mendahuluinya, supaya orang yang berdosa sempat bertaubat dan orang-orang yang sudah insaf akan menambahkan lagi amalan mereka.
Dunia pada hari in itelah dan sedang merasakan tanda-tanda itu. Bahkan debaran jantung dunia akan sentiasa dikejutkan oleh peristiwa-peristiwa ganjil yang aka nterjadi dari masa ke semasa. Kita hari ini merasakan kemerosostan umat Islam, para ulama berkurangan, cabaran hebat terhadap iman, kemungkaran berleluasa di tengah-tengah masyarakat, keruntuhan moral, gempa bumi demi gempa bumi dan peperangan demi peperangan. Tanda-tanda kiamat yang kecil ini sangat banyak kita rasakan. Hampir seratus tanda yang sekarang ini sedang kita alami.
Apa yang dapat kita perkatakan disini ialah, tanda-tanda yang kecil ini dari masa ke semasa semakin bertambah serius dan sudah hampir ke peringkat yang paling teruk yang selanjutnya akan disambut oleh tanda-tanda kiamat yang besar, di mana apabila kita menemui tanda kiamat besar yang pertama maka tanda-tanda lainya akan segera mengikutinya seperti yang telah disebutkan dalam hadis Rasulullah saw.
Tanda-tanda kiamat yang besar itu ialah seperti yagn telah disebutkan dalam hadis Rasulullah saw di bawah ini :
عن حذَيفة بْنِ أَسِيْدٍ الغِفَارِي رضي الله عنه قال اِطَّلَعَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ونحنُ نَتَذَكَرُ فقال : ماتَذَاْكِرُوْنَ قالوا : نَذْكُرُ السَّاْعَةَ, قال : إِنَّها لَنْ تَقُوْمَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَها عَشَرَ آيَاْتٍ فَذَكَرَ الدُّخَاْنَ والدَّجالَ والدَّاْبَةَ وطُلُوْعَ الشَّمسِ مِنْ مَغْرِبَها ونُزُوْلَ عِيْسَى عليه السلامُ ويَأْجُوجَ ومَأْجُوجَ وثَلاَثَةَ خُسُوْفَاْتٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ خَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وخَسْفٌ بِجَزِيْرَةِ العَرَبِ وءَاْخِرُ ذَلكَ نَاْرٌ تَخْرُجُ منَ اليَمَنِ تَطرُدُ النَّاْسَ إلى مَحْشَرِهِم – رواه مسلم
Ertinya ;
Daripada Huzaifah bin Asid Al Ghifari ra, berkata : datang kepada kami Rasulullah saw dan kami pada waktu itu sedang berbincang-bincang, lalu beliau bersabda “apa yang kamu perbincangkan?”, Kami menjawab “Kami sedang berbincang tentang hari kiamat!”, Lalu Nabi saw bersabda : “Tidak akan terjadi kiamat sehingga kamu melihat sebelumnya sepuluh macam tanda-tandanya”. Kemudian beliau menyebutkannya : “asap, Dajjal, binatang, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turun Nabi Isa bin Mariam alaihissalam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga kali gempa bumi, sekali di Timur, sekali di Barat dan yang ketiga di Semenanjung Arab, dan yang terakhir sekali adalah api yang akan keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia ke Padang Mahsyar mereka.
Sepuluh tanda kiamat yang disebutkan Rasulullah saw dalam hadis ini adalah tanda-tanda kiamat yang besar yangakan terjadi di saat hampir tibanya hari kiamat, sepuluh tanda itu ialah :
(1) Dhukhan (asap) yang akan keluar dan mengakibatkan penyakit yanng seperti selsema di kalangan orang-orang yang beriman dan akan memasuki segala rongga badan orang-orang kafir lalu mereka menjadi menggelembung kemudian asap itu keluar semula dari badan mereka.
(2) Dajjal yang akan membawa fitnah besar yang akan meragut keimanan, hinggakan ramai orang akan terpedaya dengan seruannya.
(3) Binatang besar yang keluar berhampiran Bukit Sofa di Makkah yang akan bercakap bahawa manusia sudah tidak mahu beriman lagi kepada Allah swt.
(4) Matahari akan terbit dari tempat tenggelamnya. Maka pada saat itu Allah swt tidak lagi menerima iman orang kafir dan tidak menerima taubat daripada orang yang berdosa.
(5) Turunya Nabi Isa as ke permukaan bumi ini. Beliau akan mendukung pemerintahan Imam Mahdi yang berdaulat pada masa itu dan beliau akan mematahkan segala salib yang dibuat oleh orang-orang Kristian dan beliau jug akan membunuh Dajjal.
(6) Keluarnya bangsa Ya’juj dan Ma’juj yang akan membuat kerosakan di permukaan bumi ini, iaitu apabila mereka berjaya menghancurkan bumi ini, iaitu apabila mereka berjaya menghancurkan dinding yang dibuat dari besi bercampur tembaga yang telah didirikan oleh Zul Qarnaian bersama dengan pembantu-pembantunya pada zaman dahulu.
(7) Gempa bumi di Timur.
(8) Gempa bumi di Barat.
(9) Gempa bumi di semenanjung Arab.
(10) Api besar yang akan menghalau manusia menuju ke Padaang Mahsyar. Api itu akan bermula dari arah negeri Yaman.
Mengikut pendapat Imam Ibnu Hajar Al Asqalani di dalam Kitab Fathul Bari beliau mengatakan, “Apa yang dapat dirajihkan (pendapat yang terpilih) dari himpunan hadis-hadis Rasulullah saw ialah bahawa keluarnya Dajjal adalah yang mendahului segala petanda-petanda besar yang berlaku di permukaan bumi ini. Keadaan itu akan disudahi dengan kematian Nabi Isa as (setelah beliau turun dari langit). Kemudian terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya adalah permulaan tanda-tanda kiamat yang besar yang akan merosakkan sistem alam cakerawala yang mana kejadian in iaka ndisudahi dengan terjadinya peristiwa kiamat yang dahsyat itu. Barang kali keluarnya binatang yang disebutkan itu aka nterjadi di hari yang matahari pada waktu itu terbit dari tempat tenggelamnya.
Walaubagaimanapun di sana masih ada lagi bebebrapa tanda kiamat yang besar, iaitu pemerintahan Imam Mahdi yang mendahului kemunculan Dajjal, al Quran akan diangkat dan Ka’bah akan dihancurkan.
Maka dalam buku ini, kita cuba untuk menghuraikan susunan kejadian yang akan berlaku dengan berpandukan kepada pendapat Imam Ibnu Hajar tadi dan juga dengan merujuk kepada beberapa buah kitab yang dikarang oleh para ulama dalam masalah ini. Dan untuk memudahkan kita mengikuti susunan kejadian atau “agenda kiamat” ini, maka kami membahagikan peristiwa-peristiwa yang bakal terjadi ini keapda tiga bab iaitu :
Bab Pertama : Peristiwa-peristiwa yang akan terjadi sebelum kemunculan Dajjal.
Bab Kedua : Kemunculan Dajjal
Bab Ketiga : Peristiwa-peristiwa yang akan terjadi setelah pembunuhan Dajjal sehingga terjadinya hari kiamat.
Mudah mudahan buku ini dapat memberikan sedikit panduan kepada kita dan semoga mendapat keberkatan dari Allah swt.
الحمدُ للهِ ربِّ العالمين حمدا يُوافيْ نِعَمَهُ ويُكافئُ مزيدَهَ وصلَّى الله على سيدنا محمد وعلى ءاله وصحبه وسلم
Abu Ali Al-Banjari An-Nadawi
(Ahmad fahmi Zamzam)
23 Jamadil Akhir 1418H/25 Oktober 1997

Ma’ahad Tarbiah Islamiah
Derang, Pokok Sena,
06400 Kedah Darul Aman.

Sabtu, Oktober 08, 2011

TASAUF MODEN DI MASJID KOTA DAMANSARA 8/10/2011

Salam buat semua teman-teman yang sudi membaca semua article dalam blog saya ini. Buat kali ini saya akan salinkan satu tajuk dari Tasauf Moden yang telah saya bentangkan di Masjid Kota Damansara pagi tadi dalam Kuliah Subuh : (Teks ini boleh didapati dalam internet)

"Tiap-tiap sesuatu di dalam alam ini ada batas perjalanannya. Tetapi akal tidak terbatas, adapun manusia bertingkat-tingkat di dalam darjat akalnya, laksana darjat wangi dari tiap-tiap bunga.

Dari sabda Nabi itu, dapat kita ambil kesimpulan bahawa darjat bahagia manusia itu menurut darjat akalnya, kerana akallah yang dapat membezakan antara baik dengan buruk, akal yang dapat mengagak-agihkan segala pekerjaan, akal yang menyelidik hakikat dan kejadian segala sesuatu yang dituju dalam perjalanan hidup dunia ini. Bertambah sempurna, bertambah indah dan murni akal itu, bertambah pulalah tinggi darjat bahagia yang kita capai, sebab itu menurut kehendak hadis tadi kepada kesempurnaan akallah kesempurnaan bahagia.

Akal manusia bertingkat, kehendak manusia berbeza-beza menurut tingkat akal masing-masing. Setengah manusia sangat cinta kepada kehormatan dan kemuliaan, sehingga simpang perjalanan dan segala ikhtiar dipergunakannya untuk sampai ke situ. Ia mahu berkorban, mahu menempuh kesusahan dan kesakitan asal ia boleh encapai kemuliaan dan kehormatan. Pada hal setengah golongan tidak peduli semua itu. Buat dia, asal dapat mencapai hidup, tak mengganggu orang lain, cukuplah. Apa guna menghabiskan tenaga untuk mencapai kemuliaan dan kehormatan yang bagaikan mimpi itu.

Harta benda dunia, sebagian besar manusia berusaha mencari, bersusah payah, menghabiskan tenaga, tidak peduli hujan-panas, haus lapar, kadang-kadang berhilang-hilang negeri, meninggalkan kampung, anak isteri dan handai taulan. Padahal ada pula golongan yang tidak peduli akan harta benda itu, asal hatinya tenteram di dalam khalwat mengingat Tuhannya, sebagaimana kebiasaan ahli-ahli zuhud dan sufi yang masyhur, asal lekat pakaian untuk penutup aurat, dapat sesuap pagi dan petang, cukuplah. Dia juga ignin kekayaan, tetapi kakayaan jiwa. Dia ingin juga kemuliaan, tetapi kemuliaan yang lebih kekal dari harta.

Ada orang lupa siang, lupa malam, lupa kampung dan lupa negeri hanya untuk mencari pangkat, mencari tepuk kuduk (sanjungan), mencari pujian, mencari beberapa keping emas, perak dan tembaga yang akan dideretkan di atas dadanya, yang tergadai, teragun harta benda pusaka nenek moyangnya. Padahal ada pula golongan yang tidak lekat di hatinya segala perhiasan yang tak kekal itu, kerana dipandangnya bahawa segala barang-barang perhiasan dada itu, tak lebih harganya dengan permainan kuda-kuda dan puput anak-anak.

Ada orang yang di mana-mana ingin menonjolkan diri seperti 'ayam putih', di gelanggang. Ingin, terus di muka saja hendaknya, jangan sampai ketinggalan. Padahal ada pula orang yang benci pada segala yang ramai, berniat hendak memisahkan dirinya ke tempat sunyi, supaya tidak bergaul dengan manusia yang ramai ini, yang diikat oleh beberapa kewajipan, yang memenatkan diri. Di tempat sunyi dia bebas mengingat Rabbul Izzati semata-mata.

Segala perbezaan dan perubahan tingkatan pandangan hidup manusia itu, timbul kerana perbezaan tingkatan pendapat akal. Berlainan pendapat kerana berlainan pengetahuan, pendidikan dan berbeza pula bumi tempat tegak. Jika akal itu telah tinggi kerana tinggi pengetahuan (ilmu) dipatrikan oleh ketinggian pengalaman, bertambahlah tinggi darjat orang yang mempunyainya. Kerana sesungguhnya segala sesuatu yang ada dalam alam ini, hakikatnya sama saja, yang berubah adalah pendapat orang yang menyelidikinya. Maka kepandaian manusia menyelidiki itulah yang menjadi pangkal bahagia atau celakanya.

Bertambah luas akal, bertambah luaslah hidup, bertambah datanglah bahagia. Bertambah sempit akal, bertambah sempit pula hidup, bertambah datanglah celaka.

Oleh agama perjalanan bahagia itu telah diberi berakhir. Puncaknya yang penghabisan ialah kenal pada Tuhan, baik makrifat kepadaNya, baik taat kepadaNya dan sabar atas musibahNya. Tidak ada lagi hidup di ata itu!

Kuliah bersambung ke bulan depan Insya Allah.

Khamis, Oktober 06, 2011

SIFAT MUNAFIQ KE 18 - MENGUNGKIT KEMBALI PEMBERIAN KEPADA SESEORANG DAN MENYAKITI HATINYA

Mengungkit kembali pemberian kepada orang lain dengan harapan supaay dikenang jasa dan sumbangnnya serta ingin menyakiti hati orang lain, perbuatannya ini dicela dalam Islam dan termasuk perbuatan orang munafiq :
Firman Allah Subhanahu wata'ala :
يا أيها الذين ءامنوا لا تُبطِلوا صدَقاتِكم بالمنِّ والأذَى كالذي يُنفِقُ مالُهُ رئآءَ الناسِ ولا يُؤمِنُ بالله واليومِ الآخرِ
(Ertinya : Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut nyebutnya dan menyakiti perasannya seperti orang yang menafkahkan hartanya kerana riak kepada manusia dan tidak beriman kepada Allah dan hari akhirat - al Baqarah 264)
Rasulullah sollahu alahi wasallam bersabda :

ثلاثةٌ لا يُكَلِّمُهُم الله ولا يَنْظُرُث إليهم يومَ القيامةِ ولا يُزَكِّهِم ولهُم عذابٌ اليم : المُسبِلُ والمّنَّانُ والمُنفِقُ سِلْعَتَهُ بالحَلفِ الكاذِبِ
(Ertinya : Ada 3 golongan pada hari kiamat di mana Allah tidak berbicara, tidak melihat dan tidak pula menyucikan mereka, bahkan bagi mereka seksa yang pedih, iaitu orang yang melabuhkan sarungnya hingga ke tapak kaki, orang yang mengungkit-ungkit (pemberian) dan orang yang menawarkan dagangannya dengan sumpah palsu - Muslim)

Rasulullah sollahu alahi wasallam bersabda :

ثلاثةٌ لا يَدخُلُونَ الجنةَ : العَاْقُ لوالدَيهِ والمُدمِنُ الخمرُ والمَنَّانُ
Ertinya : Ada 3 golongan yang tidak masuk syurga, iaitu orang yang berani (derhaka) kepada orang tuanya, peminum arah dan orang yang mengungkit-ingkit (pemberiannya) - An Nasai)

SIFAT MUNAFIQ KE 17 - MENGUMPAT


Mengumpat bermaksud seseorang menceritakan keburukan, kelemahan peribadi dan tindakan orang yang tertentu kepada orang lain yang tidak disukainya. Pada hakikatnya perbuatan mengumpat dilakukan secara sengajja dan tidak disedari oleh seseorang yang suka mengumpat di samping tidak dapat mengawal lidahnya daripada membicakan kelemahannya atau keburukan peribadi orang lain.

Dalam Islam perbuatan mengumpat adalah salah satu sifat yang tercela dan menjadi amalan orang yang tidak beriman dan munafik. Islam melarang keras umatnya mengumpat terhadap sesama muslim kerana boleh mendatangkan akibat yang buruk.

Firman Allah Subhanahu wata’ala :
يا أيها الذي ءامَنوا اجتَنِبوا كثيرا منَ الظَّنِّ إِنَّ بعضَ الظَّنِّ إثْمٌ ولا تَجَسَسُّوا ولا يَغْتَبْ بَعْضُكُم بَعْضا – الحجرات 12
(Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan dari sangkaan (supaya kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) kerana sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa; dan janganlah kamu mengintip atau mencari-cari kesalahan dan keaiban orang; dan janganlah setengah kamu mengumpat setengahnya yang lain)

Rasulullah sollahu alahi wasallam bersabda :

الغَيْبَةُ ذِكْرُكَ أخَاكَ بِما يَكْرُهُ
(Ertinya : Ghaibah ialah apabila kamu menyebut perihal saudaramu dengan sesuatu yang tidak disukainya – Muslim)

Orang yang suka mengumpat adalah diumpamakan sebagai orang yang memakan daging bangkai saudaranya sendiri. Perbuatan menumpat boleh meninggung perasaan, hati dan kehormatan orang lain yang akhirnya boleh menimbulkan permusuhan dan perbalahan antara satu sama lain.

Rasulullah sollahu alahi wasallam melarang umatnya mengumpat kerana banyak mendatangkan buruk sangka dan fitnah terhadap orang lain.

Rasulullah sollahu alahi wasallam bersabda :

كُلُّ مسلمٍ على المُسلمِ حرامٌ دَمُهُ ومالُهُ عِرضِهِ
(Ertinya : Setiap orang Islam terhadap sesama Islam itu haram darahnya (tidak boleh membunuh), hartanya (tidak boleh merampasnya) dan kehormatannya (tidak boleh mengumpat) – Muslim & At Termizi)

Firman Allah Subhanahu wata’ala :
ويلٌ لكُلِّ هُمَزَةِ لُّمَزَة
(Ertinya : Celakalah bagi setiap pengumpat lagi pencela)


Rasulullah sollahu alahi wasallam bersabda :

شرارُ عبادِ اللهِ المَشَّاؤونَ بالنميمة المُفَرَّقون بينَ الاَحِبة
(Ertinya : Seburuk-buruk hamba Allah ialah, yang berjalan dengan tujuan menghasut, memecah belahkan kasih sayang)

Rasulullah sollahu alahi wasallam bersabda :

ليسَ منِي ذو حِقدٍ ولا نَميمةٍ ولا كهَانةٍ ولا أنا أحِبّهُ
(Ertinya : Bukan dariku, orang yang busuk hati, suka menghasut, suka menilik dan aku amat tidak menyukainya)

Rasulullah sollahu alahi wasallam bersabda :

عن أبي سعيد التخدري رضي الله عنه : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إياكم والغِيْبةَ فإنَّ الغِبَةَ أشَدُّ منَ الزِّنا, قيلَ لهُ كيف ؟ قال : إنَّ الرجُلَ قد يَزْنِي ويتُوبُ فيَتوبُ اللهُ عليه وإنَّ صاحبُ الغِيْبةِ لا يُغْفَرُ لهُ حتى يَغْفِرَ لهُ صاحبُهُ
(Ertinya : Hindari dirimu dari Ghibah kerana ia lebih besar dosanya dari zina, lalu sahabat bertanya, bagaimanakah terjadi demikian ?, jawap baginda, seseorang lelaki jika ia berzina, lalu bertaubat ia dan diampunkan Allah dosa zinanya, akan tetapi jika seseorang itu mengumpat, tidak diampuninya sehinggalah orang yang diumpatinya memaafkannya terlebih dahulu)


(Teks untuk kuliah di DBKL)

Jumaat, September 23, 2011

Tembok Ya'juj & Ma'juj

Berkaitan dengan Ya’juj dan Ma’juj, banyak juga pakar-pakar, pengkaji-pengkaji yang memberikan pandangan serta komentar mereka mengenai Ya’juj dan Ma’juj terutama kedudukan mereka samada di atas bumi atau di dalam bumi. Ada juga pakar yang menyebutkan bahawa Ya’juj dan Ma’juj dikurung dalam tembok ghaib.

Pandangan ini agak menarik juga, mungkin pengkaji melihat dari sudut yang orang lain tidak mampu melihatnya, kerana banyak hadis-hadis mengenai tanda kiamat disabdakan oleh baginda dalam bentuk teka teki, di atas kebijaksanaan seseorang mentafsir serta menjelaskannya mengikut pencapaian akal masing-masing.

Menyentuh tentang pandangan yang mengatakan bahawa Ya’juj dan Ma’juj disembunyikan di sebalik tembok ghaib, maka kita cuba berbincang berdasarkan ayat-ayat al Quran, antaranya ialah ayat 96 surah al Kahfi.

Firman Allah subahanu wata’ala dalam surah al Kahfi :
ءَاْتُوْنِي زُبَرَ الحديدِ حتى إذا سَاْوَى بَيْنَ صَدَفَينِ قال انْفُخُوا حتى إذا جَعَلَهُ نارا قال ءَاْتُوْنِى أُفْرِغْ عَلَيْهِ قِطْرا
(Maksudnya : bawalah kepadaku ketul-ketul besi, dan apabila kumpulkan ketulan-ketulan besi sehingga menyamai dua gunung, diarahkan supaya dibakar akan ketulan besi itu dengan cara meniup api yang membakarnya, sehingga ketulan besi menjadi merah menyala, lalu kata Zulkarnaik bawalah ketulan-ketulan tembaga, untuk dituangkan atasnya)

Berdasarkan ayat surah al Kahfit ayat 96 di atas, dapatlah difahami bahawa tembok yang didirikan oleh Zulqarnaian itu adalah tembok yang boleh disentuh dengan tangan serta dibina dengan bantuan manusia yang ada di sekitar Zulqarnain.

Sekiranya tembok tersebut adalah tembok ghaib, maka sudah tentu manusia biasa tidak mampu membantu dalam pembinaannya wallahu ‘alam.

Mungkin juga boleh kita bincangkan pandangan ini dengan mengemukakan beberapa ayat Al-Quran, yang menceritakan tentang tembok yang diperbuat “manusia” daripada “ketul besi” dan “tembaga cair”.

Kaum yang “meminta membuat tembok” pula manusia. Berdasarkan ayat al Quran, tiada dinyatakan dalam sesuatu fakta bahawa wujudnya tembok ghaib sebagaimana yang dikatakan.

Persoalan Ya’juj dan Ma’juj ini adalah termasuk perkara-perkara ghaib yang wajib dipercayai tanpa soal jawap, firman Allah Subhanahu wata’ala :

الذي يُؤمِنون بالغَيبِ ويُقيمونَ الصلاةَ ومما رزقناهم ينفقون – البقرة 2
(Orang-orang yang beriman kepada perkara ghaib, dan mendirikan sembahyang serta menginfaqkan dengan apa yang dikurniakan kepada mereka)

Dalam artikel pengkaji yang mengatakan bahawa tembok Ya’juj dan Ma’juj adalah tembok ghaib ada juga menyatakan bahawa Ya’juj dan Ma’juj adalah manusia seperti kita juga, dan manusia itu sendiri bukan perkara ghaib kerana manusia dapat dilihat secara zahir.

Oleh itu, fakta yang mengatakan tembok ghaib itu ternafi dengan sendirinya apabila Ya’juj dan Ma’juj adalah manusia seperti kita juga.

Meskipun begitu, manusia yang terdahulu yang diceritakan oleh al Quran seperti kaum tsamud, ‘ad dan lain-lain merupakan wahyu-wahyu sejarah yang bersifat ‘tauqifi’ yang dimuatkan dalam al Quran, maka dengan sendirinya ia menjadi perkara ghaib kepada orang terkemudian yang membaca al Quran.

Tafsiran munasabah ialah keseluruhan musuh dan kaum zalim di dalam Al-Quran adalah manusia biasa. Oleh itu penerangan alternatif lebih munasabah ialah berdasarkan tafsiran melalui buku An Islamic View of Gog and Magog in the Modern World. Rujukan dan pemahaman tambahan boleh diperolehi daripada buku Sūrah al-Kahf and the Modern Age.

Di bawah ini adalah kesimpulan buku termasuk keterangan Al-Quran, Hadis, serta rujukan-rujukan lainnya. Anda boleh merujuk buku dan membuat kajian bagi mendapatkan keterangan terperinci, atau menyertai forum penulis di http://www.imranhosein.org/ untuk menyatakan bantahan atau buah fikiran.

PERBINCANGAN 1 
ADAKAH TEMBOK YA’JUJ DAN MA’JUJ TELAH TERBUKA

Rujukan artikel ini ialah buku berjudul ‘An Islamic View of Gog and Magog in the Modern World: Chapter 6’ llaman web yang berkaitan ialah : http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=nCTzMr2Dus4

Tembok menyekat kaum Ya’juj & Ma’juj telah lama terbuka apabila orang Yahudi kembali ke Bait al-Maqdis (Jerusalem) dan membentuk negara Israel pada tahun 1948. Allah swt telah memberi keterangan di bawah bagi menjelaskan kepulangan Yahudi ke Bait al-Maqdis:

وحَرَاْمٌ على قَريةٍ أهلَكْناها أنَّهُم لا يَرجِعُون
Dan mustahil kepada penduduk sesebuah negeri yang Kami binasakan, bahawa mereka tidak akan kembali – Surah al Anbiya’ 95

حتى إذا فُتِحَتْ يأجوجُ ومأجوجُ وهُم مِنْ كُلِّ حدَبٍ يَنْسِلون
hingga apabila terbuka tembok yang menyekat Ya’juj & Ma’juj, serta mereka meluru turun dari tiap-tiap tempat yang tinggi - Surah al Anbiya’ 96

“Penduduk” dimaksudkan ialah orang Yahudi, “negeri” adalah Bait al-Maqdis, “Ya’juj & Ma’juj” adalah Yahudi (Khazar), dan “meluru turun dari tiap-tiap tempat yang tinggi” bermaksud Ya’juj & Ma’juj menguasai dan menjajah keseluruhan aspek kuasa-kuasa pemerintahan dunia.

Allah swt malahan menyatakan “mustahil” bagi orang Yahudi untuk pulang ke Bait al-Maqdis, kecuali setelah tembok menyekat Ya’juj & Ma’juj terbuka dan mereka telah berkuasa. Orang Yahudi telah lama pulang ke negeri Bait al-Maqdis dan membentuk negara Israel pada tahun 1948. Oleh itu apakah penjelasan kepulangan mereka ke Bait al-Maqdis?

Ini bermaksud tembok telah terbuka dan Ya’juj & Ma’juj telah lama menguasai pemerintahan. Orang Yahudi dikembalikan melalu agenda puak Khazar, iaitu Yahudi Zionis yang menguasai dunia hari ini dan digambarkan di dalam Surah al-Kahfi sebagai kaum Ya’juj & Ma’juj. Mereka malahan boleh dianggap menguasai dunia hari ini kerana tiada negara yang mampu menghalang mereka daripada menghancurkan Palestine.

Fakta kedua menyokong dakwaan tembok Ya’juj & Ma’juj telah lama terbuka ialah berdasarkan keterangan Allah swt di bawah:

فما اسطَاعُوا أنْ يَظْهَرُوهُ وما استطَاْعوا لَهُ نَقْبا
(Dan mereka tidak dapaat memanjat tembok itu dan mereka juga tidak dapat menebuknya - Surah al-Kahfi 97)

Ayat menyatakan mereka tidak dapat “menebuk” tembok tersebut. Beribu-ribu tahun Allah swt memelihara tembok tersebut, dan tiada satu makhluk pun di seluruh alam ini mampu “menebuk” tembok kecuali dengan keizinan Allah swt, iaitu apabila Allah swt mengizinkan Ya’juj dan Ma’juj dilepaskan.

Sebaliknya telah disebutkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim bahwa Nabi saw bersabda: “Telah mulai terbuka hari ini dari dinding Ya`juj dan Ma`juj sebesar (lubang) ini.” Rasulullah membuat lingkaran dengan dua jarinya, ibu jari dan jari telunjuk. (HR. Al-Bukhari dari Zainab bintu Jahsyin radhiyallahu ‘anha).


6716 حدثنا أبو اليمان أخبرنا شعيب عن الزهري ح وحدثنا إسماعيل حدثني أخي عن سليمان عن محمد بن أبي عتيق عن ابن شهاب عن عروة بن الزبير أن زينب بنت أبي سلمة حدثته عن أم حبيبة بنت أبي سفيان عن زينب بنت جحش أن رسول الله صلى الله عليه وسلم دخل عليها يوما فزعا يقوللا إله إلا الله ويل للعرب من شر قد اقترب فتح اليوم من ردم يأجوج ومأجوج مثل هذه وحلق بإصبعيه الإبهام والتي تليها قالت زينب بنت جحش فقلت يا رسول الله أفنهلك وفينا الصالحون قال نعم إذا كثر الخبث

Apakah maksud hadis apabila dibaca bersama ayat 97 surah al-Kahfi yang menyatakan Ya’juj & Ma’juj “tidak dapat menebuknya”? Ini membuktikan Allah swt telah melepaskan mereka kerana fakta tembok berlubang membuktikan mereka telah berjaya menebuk tembok. Tembok tidak akan berlubang jika tidak boleh ditebuk!

Oleh itu fakta tembok berlubang membuktikan Ya’juj & Ma’juj dilepaskan semasa zaman kehidupan Rasulullah saw di Madinah, iaitu selepas Allah swt menukarkan kiblah ke arah Kabbah pada Rejab 2 AH (624 AD).

Meraka yang masih berpegang Ya’juj & Ma’juj dilepaskan selepas Dajjal akan terus menerus menunggu sehinggalah bumi ini hancur dan kiamat, dan Ya’juj & Ma’juj tetap tidak kunjung tiba.

Sepatutnya mereka memikirkan kembali kepercayaan mereka yang bercanggah dengan Al-Quran dan bertanya diri sendiri jawapan bagi persoalan di bawah:

(a) penjelasan kepulangan orang Yahudi ke Bait al-Maqdis dan membentuk negara Israel pada tahun 1948 (al-Anbiyaa’:95-96), dan
(b) Rasulullah saw menyatakan tembok telah berlubang, iaitu telah berjaya ditebuk (al-Kahfi:97).
(c) Kenapa terdapat ketepatan fakta yang sempurna menghubungkan Al-Quran dengan sejarah Yahudi Khazar? Sedarilah tipu daya itu teorinya tidak tetap dan sentiasa berubah-ubah, manakala kebenaran itu sebenarnya lebih terang dan tetap tidak berubah-ubah.

PERBINCANGAN 2 
ADAKAH YA’JUJ DAN MA’JUJ MANUSIA SEPERTI KITA

Yahudi telah kembali ke Bait al-Maqdis namun adakah anda melihat mana-mana raksasa Ya’juj Ma’juj berkeliaran dengan banyak?

Sudah tentu tidak kerana Ya’juj & Ma’juj adalah manusia. Allah memberikan petunjuk mengenali Ya’juj &  Ma’juj. Ini dijelaskan di dalam Surah al-Kahfi, Firman Allah Subhanahu wata’ala :

حتى إذا بَلَغَ بينَ السَّدَّيْنِ وَجَدَ مِنْ دُونِهِما قوماً لا يَكَاْدُونَ يَفْقَهُون قَوْلا – الكهف 93
“…kemudian ia berpatah balik menurut jalan yang lain. Sehingga apabila ia sampai di antara dua gunung, ia dapati di sisinya satu kaum yang hampir-hampir mereka tidak dapat memahami perkataan.

قالوا يا ذالقَرْنَينِ إنَّ يأجوجَ ومأجوجَ مُفْسِدونَ في الأرضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لك خَرجا على أنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وبينَهُم سَدَّ – الكهف 94
Mereka berkata: “wahai Zulkarnain, sesungguhnya kaum Yakjuj dan Makjuj sentiasa melakukan kerosakan di bumi; oleh itu, setujukah kiranya kami menentukan sejumlah bayaran kepadamu dengan syarat engkau membina sebuah tembok di antara kami dengan mereka?”

قال مَا مَكَّنِّى فيهِ رَبِّيْ خيرٌ فَأَعِيْنُونِي بِقُوَّةٍ أَجْعَلُ بَيْنَكُم وبَيْنَهُم رَدْما – الكهف 95
Dia menjawab: “(kekuasaan dan kekayaan) yang Tuhanku jadikan daku menguasainya, lebih baik (dari bayaran kamu); oleh itu bantulah daku dengan tenaga aku akan bina antara kamu dengan mereka sebuah tembok penutup yang kukuh.

ءَاْتُوْنِي زُبَرَ الحديدِ حتى إذا سَاْوَى بَيْنَ صَدَفَينِ قال انْفُخُوا حتى إذا جَعَلَهُ نارا قال ءَاْتُوْنِى أُفْرِغْ عَلَيْهِ قِطْرا – الكهف 96
Bawalah kepadaku ketul-ketul besi”; sehingga apabila ia terkumpul separas tingginya menutup lapangan antara dua gunung itu, dia pun perintahkan mereka membakarnya dengan berkata: “Tiuplah dengan alat-alat kamu” sehingga apabila ia menjadikannya merah menyala seperti api, berkatalah dia: “Bawalah tembaga cair supaya aku tuangkan atasnya”.

فما اسطَاعُوا أنْ يَظْهَرُوهُ وما استطَاْعوا لَهُ نَقْبا – الكهف 97
Maka mereka tidak dapat memanjat tembok itu, dan mereka juga tidak dapat menebuknya. (Setelah itu) berkatalah Zulkarnain: “Ini ialah suatu rahmat dari Tuhanku; dalam pada itu, apabila sampai janji Tuhanku, Dia akan menjadikan tembok itu hancur lebur, dan adalah janji Tuhanku itu benar”…”; 97 AL Kahfi

Berdasarkan ayat-ayat di atas, jika diteliti serta dikaji, Allah menjelaskan asal usul kejadiannya, samada secara langsung ataupun secara maklumat tambahan dalam ayat-ayat-Nya, membuktikan bahawa Ya’juj & Ma’juj adalah manusia seperti kita juga. Penjelasannya adalah sebagaimana berikut :

1. Tembok buatan manusia hanya untuk manusia.
“…tembok di antara kami dengan mereka...”; al-Kahfi:97
Mereka yang meminta pertolongan adalah manusia, dan bagi memisahkan antara manusia dengan manusia (kaum Ya’juj & Ma’juj). Oleh itu dan jika mereka jin, kenapa perlu ada tembok atau perlu memanjat dan menebuk tembok? Bukankah mereka boleh terus berjalan menembusi tembok yang diperbuat oleh manusia? Ini kerana jin dan malaikat tidak dapat dihalang kerana dapat menembusi tembok dibuat manusia.

2. Perbuatan melakukan kerosakan atau “fasad” ke atas manusia.
“…sesungguhnya kaum Yakjuj dan Makjuj sentiasa melakukan kerosakan di bumi...”; al-Kahfi:94
“…Hanyasanya balasan orang-orang yang memerangi Allah dan RasulNya serta melakukan bencana kerosakan di muka bumi...”; al-Maa’idah:33
Kerosakan atau “fasad” ialah perbuatan sesama manusia, dan surah al-Kahfi menyatakan kerosakan dilakukan kepada manusia. Manusia mempunyai kebebasan membuat pilihan dan boleh dipertanggung-jawabkan ke atas fasad dilakukan. Jin mempunyai kebebasan membuat pilihan tetapi makhluk ghaib tidak dapat dikenalpasti sebagai makhluk melakukan fasad.

3. Ya’juj & Ma’juj daripada keturunan manusia.

رواه البخاري (3348) ومسلم (222) عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : ( يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى : يَا آدَمُ ، فَيَقُولُ لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ ، وَالْخَيْرُ فِي يَدَيْكَ ، فَيَقُولُ : أَخْرِجْ بَعْثَ النَّارِ . قَالَ : وَمَا بَعْثُ النَّارِ ؟ قَالَ : مِنْ كُلِّ أَلْفٍ تِسْعَ مِائَةٍ وَتِسْعَةً وَتِسْعِينَ ، فَعِنْدَهُ يَشِيبُ الصَّغِيرُ ، وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا ، وَتَرَى النَّاسَ سُكَارَى وَمَا هُمْ بِسُكَارَى ، وَلَكِنَّ عَذَابَ اللَّهِ شَدِيدٌ . قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، وَأَيُّنَا ذَلِكَ الْوَاحِدُ ؟ قَالَ : أَبْشِرُوا ، فَإِنَّ مِنْكُمْ رَجُلا ، وَمِنْ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ أَلْفًا . ثُمَّ قَالَ : وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ ، إِنِّي أَرْجُو أَنْ تَكُونُوا رُبُعَ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، فَكَبَّرْنَا . فَقَالَ : أَرْجُو أَنْ تَكُونُوا ثُلُثَ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، فَكَبَّرْنَا. فَقَالَ : أَرْجُو أَنْ تَكُونُوا نِصْفَ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، فَكَبَّرْنَا . فَقَالَ : مَا أَنْتُمْ فِي النَّاسِ إِلا كَالشَّعَرَةِ السَّوْدَاءِ فِي جِلْدِ ثَوْرٍ أَبْيَضَ ، أَوْ كَشَعَرَةٍ بَيْضَاءَ فِي جِلْدِ ثَوْرٍ أَسْوَدَ .

Dari Abu Said Al-Khudri ra bahawa Rasulullah saw bersabda. “Allah berkata, ‘Wahai Adam, berdirilah dan keluarkan penghuni neraka.’ Adam berkata, ‘Labbaik, wa sa’daik, segala kebaikan berada dalam kekuasaan-Mu. Ya Tuhan, bagaimana penghuni neraka tersebut? Allah menjawab, “Dari setiap seribu terdapat sembilan ratus sembilan puluh sembilan.” … Abu Said mengatakan bahawa mereka berkata, “Siapakah di antara kita yang termasuk orang tersebut?” Rasulullah menjawab. “Sembilan ratus sembilan puluh sembilan Yakjuj dan Makjuj, sedangkan dari kalian hanya satu” (HR Bukhari, Muslim dan Ahmad)

Ya’juj & Ma’juj daripada keturunan manusia, iaitu daripada keturunan anak lelaki Nabi Nuh bernama Yafis dan berhijrah ke utara, iaitu ke Eropah dan Selatan Rusia selepas banjir kering. Keturunan Sam berlegar di sekitar bumi Kanaan lalu membentuk bangsa Arab dan sekitarnya. Keturunan Ham pula berhijrah ke Afrika lalu membentuk bangsa Afrika.

Oleh itu sekiranya seseorang itu berketurunan nabi, beliau semestinya manusia dan malahan boleh dianggap berketurunan mulia dan baik-baik. Oleh itu, tidak munasbah menyatakan Ya’juj & Ma’juj makhluk ghaib (jin?) tetapi berketurunan nabi-nabi.

4. Ya’juj & Ma’juj dimasukkan ke dalam neraka


وَلَوْ شِئْنَا لَآتَيْنَا كُلَّ نَفْسٍ هُدَاهَا وَلَٰكِنْ حَقَّ الْقَوْلُ مِنِّي لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
“…telah tetap hukuman seksa dariKu: “Demi sesungguhnya! Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan semua jin dan manusia…”; as-Sajdah:13

Ya’juj & Ma’juj adalah makhluk boleh dihisab untuk ke neraka atau syurga. Namun mereka dimasukkan ke dalam neraka. Terdapat dua penghuni neraka, iaitu jin atau manusia. Ya’juj & Ma’juj berketurunan Nabi Adam as dan oleh itu mereka bukan jin. Ini membuktikan mereka manusia seperti kita.

Terdapat pelbagai keterangan lain dan anda boleh merujuk buku An Islamic View of Gog and Magog in the Modern World untuk mendapatkan keterangan penuh berserta gambaran peta dan gunung tersebut.

PERBINCANGAN 3
KEDUDUKAN YA’JUJ DAN MA’JUJ

Berdasarkan keterangan Surah al-Kahfi:92-98, fakta relevan mengenali Ya’juj & Ma’juj ialah:

a. Negeri Ya’juj & Ma’juj = Khazaria & Russia (Gog is the Anglo-American-Israeli alliance and Magog is Russia)
b. Jalan ke utara = ke utara Iran menuju ke Armenia


c. Di antara dua gunung = Gunung Caucasus
d. Kaum hampir mereka tidak memahami perkataan = Kaum Armenia
e. Tembok besi = Daryal Gorge/Iberian Gates/Caucasian Gates

Siapakah kaum Ya’juj & Ma’juj? Mereka puak Khazar, iaitu 98% bangsa Yahudi kita ketahui hari ini. Yahudi Khazar adalah palsu, dan 12 kaum Yahudi sebenar berkulit gelap, jauh berbeza dari rupa Yahudi kita kenali hari ini.

Patung atau lukisan dinding Piramid atau Mesir menunjukkan Firaun adalah negro, dan orang Yahudi berkulit gelap. Mereka kaum bersama Nabi Musa as menyeberangi Laut Merah. Oleh itu bagaimana pula mereka yang berwajah German atau Rusia boleh mengaku mereka Yahudi? Dari kaum ke-13? Inilah perdayaan Ya’juj & Ma’juj.

PERSOALAN 4
DI MANAKAH TEMBOK MENYEKAT YA'JUJ & MA'JUJ

Anda boleh merujuk buku bagi memahami maksud “tembok yang menyekat Ya’juj & Ma’juj”. Tembok tersebut dipanggil sebagai Daryal Gorge/Iberian Gates/Caucasian Gates, iaitu tembok diperbuat daripada besi bercampur tembaga. Rombongan telah dihantar mencari tembok dibina Zulkarnain pada tahun 50 H dan menemui tembok telah musnah sepenuhnya.

Saya turut ingin berkongsi pendapat peribadi mengenai tembok menyekat Ya’juj & Ma’juj (sekatan). Sekatan lain ke atas puak Yahudi Khazar ialah sebelum Peperangan Waterloo (1815). Pada zaman itu mereka dilayan hina, dan Nathan Mayer Rothschild (1777-1836) membiayai England dalam peperangan menentang Napoleon.

Di antara tuntutan Rothschild sebagai balasan ialah Yahudi diberi hak dan perlindungan sama rata. Semenjak itu Rothschild menguasai Bank of England dan Yahudi Khazar hidup bebas.Tiada lagi sekatan dan mereka 100% bebas menguasai dunia.

Mereka bekerjasama dengan Knights Templar (Freemason) bagi mengatur perancangan supaya orang Yahudi berupaya pulang ke Israel dan membentuk sebuah negara bebas.

Mereka merancang penjajahan negara lain dan memberi kemerdekaan setelah menukarkan sistem negara, menguasai industri utama dan meletakkan orang-orang mereka di dalam negara jajahan.Mereka malahan bekerjasama membentuk sistem perbankan, pertubuhan dan pelbagai badan menguasai dunia dan seluruh aspek kehidupan kita pada hari ini.

PERBINCANGAN KE 5
SIAPAKAH "GOLONGAN YA'JUJ & MA'JUJ?

Kita mengenali Yahudi Khazar sebagai bangsa Ya’juj & Ma’juj. Persoalannya hadis menyatakan bilangan mereka 999 daripada setiap 1,000 orang, dan mereka ini pula adalah manusia. Oleh itu siapakah manusia yang bermaksud 999 setiap 1,000 manusia? Siapakah Ya’juj & Ma’juj yang tidak terhitung banyaknya? Dalam erti kata lainnya, siapakah “manusia tidak terhitung”?

Jawapannya semua manusia yang termasuk golongan mereka. “Golongan” Ya’juj & Ma’juj ialah manusia seperti saya, keluarga saya, anda dan keluarga anda, pemimpin dan ulama yang anda sanjung dan semua manusia di dunia, iaitu mereka yang melaksanakan sistem diperkenalkan mereka ke dalam sistem di dalam negara kita. Siapakah lagi yang selama ini melakukan kerosakan jika bukan manusia yang mengamalkan sistem mereka?

Oleh itu 99.9% manusia adalah tergolong sebagai “golongan Ya’juj & Ma’juj” (Children of Gog & Magog) kerana melaksanakan sistem mereka. Akibat daripada ini lahirlah Ya’juj & Ma’juj berbangsa barat, melayu, india, cina dan semua bangsa yang melaksanakan sistem Ya’juj & Ma’juj. Dakwaan ini dijelaskan melalui surah al-Maa’idah:51:

يا أيها الذي ءامنوا لاتتخِذوا اليهودَ والنصارى أولياءَ بَعْضُهُم أولياءُ بعضٍ ومَنْ يَتَوَلَّهُم مِنْكُم فإنهُ مِنْهُم إنَّ اللهَ لا يَهدِى القومَ الظالِمِين

“…Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani itu sebagai awliya, kerana setengah mereka menjadi teman rapat kepada setengahnya yang lain; dan sesiapa di antara kamu yang menjadikan mereka awliya, maka sesungguhnya ia adalah dari golongan mereka itu…”; al-Maa’idah:51

Keterangan merujuk hari ini. Ini kerana Yahudi dan Kristian tidak menjadi teman rapat pada zaman dahulu. Sebab utama ialah Kristian mendakwa Yahudi bertanggung-jawab membunuh Jesus, iaitu tuhan mereka. Namun itu pada hari ini dan semenjak Peperangan Waterloo (1815) di antara England dan France, mereka bekerjasama.

Ya’juj & Ma’juj telah terlepas daripada sekatan kemanusiaan dan bekerjasama dengan Kristian bagi membentuk pelbagai sistem untuk menguasai dunia. Mereka membentuk “Gog & Magog World Order”.

Oleh itu apakah maksud “adalah dari golongan mereka” apabila hidup di zaman “Gog & Magog World Order” dan mereka bekerjasama menguasai dunia?

Pertamanya 
Hanya terdapat dua golongan utama, iaitu golongan orang Islam atau golongan Ya’juj & Ma’juj.

Keduanya 
Ia bermaksud sesiapa yang mengambil dan melaksanakan sistem mereka akan terkeluar dari golongan orang Islam dan menjadi golongan Ya’juj & Ma’juj. Allah akan membiarkan manusia mati sebagai golongan Ya’juj & Ma’juj kerana menyokong perlaksanakan sistem dan cara kehidupan mereka. Maksud selainnya ialah kita menerima nasib sama seperti mereka, iaitu kekal di neraka selamanya.

Selainnya ada yang berkata ini tidak mungkin kerana banyak yang bersyahadah dan melakukan solat, berpuasa, zakat dan menunaikan haji.

Perlu diingatkan kembali keterangan al-Maaidah:51 menyatakan “Wahai orang-orang yang beriman!”, iaitu bermaksud mereka ini bukan sekadar Islam dan melakukan Rukun Islam, tetapi mereka malahan memenuhi semua rukun menjadi orang beriman. Mereka adalah orang beriman yang bergetar hati apabila sekadar hanya mendengar nama Allah swt.

Maka orang beriman yang melaksanakan sistem mereka akan menerima nasib yang sama. Berdasarkan alasan ini maka hadis yang menyatakan Ya’juj & Ma’juj tidak terhitung dan 999 setiap 1,000 orang menjadi benar dan munasabah (samada kiraan berdasarkan “seorang dari sahabat” dan 999 dari kita? atau kiraan mengikut nisbah penduduk setiap zaman? Wallahualam).

Fakta ini malahan disokong fakta riba wang kertas dan transaksi melibatkan bank. Ini kerana surah al-Baqarah menyatakan pengistiharan peperangan oleh Allah swt dan Rasulullah saw ke atas orang yang mengambil riba, membayar riba, penulis riba dan saksi kepada perjanjian riba.

فإنْ لم تَفْعَلوا بَأْذَنُوا بِحَربِ منَ الله ورسُولِهِ وإنْ تُبتُم فَلَكُم رُؤُوسُ أموالِكم لا تَظْلَمُون ولا تُظْلَمونَ
“..Oleh itu, kalau kamu tidak juga melakukan (perintah mengenai larangan riba itu), maka ketahuilah kamu: akan adanya PEPERANGAN dari Allah dan RasulNya…”; al-Baqarah:279

ومَنْ عادَ فأولئكَ أصحابُ النار هم فيها خالدون
“..Dan sesiapa yang mengulangi lagi (perbuatan mengambil riba itu) maka mereka itulah ahli neraka, mereka KEKAL di dalamnya…”; al-Baqarah:275

Bagaimana seseorang tidak malu mengaku beriman apabila statusnya sedang berperang menentang Allah swt dan Rasulullah saw? Ini satu pengakuan tidak munasabah dan iman sangkaan semata-mata (prasan). Maka melalui surah ini 99.9% bangsa dan golongan Ya’juj & Ma’juj dimasukkan ke neraka serta kekal di dalamnya.

Fakta lain ialah amalan syirik oleh 99.9% manusia melalui sistem pilihanraya dan kerajaan. Ini kerana persoalan penting di sini ialah siapakah yang berhak menentukan betul atau salah di dalam undang-undang jenayah (atau lainnya)? Allah? Agama? Kerajaan? Amerika atau British? Masyarakat? Hakim? Peguam? Berhala? Pokok Nangka? Semut? Lebah? Ketahuilah! amalan sistem kerajaan dan pilihanraya hari ini sama sekali mengenepikan kuasa Allah bagi menentukan kebenaran dan kesalahan (iaitu keadilan), dan adalah Syirik! Kesemua kuasa Allah telah diberikan kepada kerajaan, iaitu satu institusi (berhala) yang diberi berkuasa oleh rakyat bagi menentukan selain undang-undang Allah.

وقُلْ الحقُّ من ربِّكُم فمَن شآءَ فليُؤمِنْ ومَن شآءَ فليَكْفُر
“..Dan katakanlah: “Kebenaran itu ialah yang datang dari Tuhan kamu, maka sesiapa yang mahu beriman, hendaklah ia beriman; dan sesiapa yang mahu kufur ingkar, biarlah dia mengingkarinya..” (Al Kahfi 29)

ومَنْ يَشْفَعْ شَفاعةً حَسَنَةً يَكُنْ لَّهُ نَصِيْبٌ منها
“..sesiapa yang memberikan syafaat yang buruk, nescaya ia akan mendapat bahagian daripadanya..” (An Nisa' 85)

ما لَهُم مِّنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ و لا يُشرِكُ في حُكمِهِ أحداً
“..Tidak ada bagi penduduk langit dan bumi pengurus selain daripadaNya dan Ia tidak menjadikan sesiapapun masuk campur dalam hukumNya..” (Al Kahfi 26)

الذي لهُ مُلكُ السماواتِ والأرضِ ولم يَتَّخِذْ ولدا ولم يكن لهُ شريكٌ
“..Tuhan yang menguasai pemerintahan langit dan bumi (termasuk Malaysia), dan yang tidak mempunyai anak, serta tidak mempunyai sebarang sekutu dalam pemerintahanNya..” (Al Furqan 2)

والسمآءَ رَفَعَها وَ وَضَعَها الْمِيْزَانَ
“Ia mengadakan undang-undang dan peraturan neraca keadilan” (Ar Rahman 7)

الله الذي أنزَلَ الكتابَ بالحقِّ والميزانَ
“Allah yang menurunkan Kitab Suci dengan membawa kebenaran, dan menurunkan keterangan yang menjadi neraca keadilan” (As Syura17)

وأَنْزَلَ معَهُم الكتابَ والميزانَ ليقومَ الناسُ بالقِسطِ
“dan Kami telah menurunkan bersama-sama mereka Kitab Suci dan keterangan yang menjadi neraca keadilan, supaya manusia dapat menjalankan keadilan” (Al Hadid 25)

ذلكُم بأنَّهُ إذا دُعِيَ اللهُ وَحْدَهُ كَفَرتُم وإنْ يُشرَكْ بِهِ تُؤمِنُوا فالحُكْمُ للهِ العَلِيِّ الكبير
“Azab yang kamu berada padanya itu adalah kerana keadaan kamu apabila Allah Yang Maha Esa sahaja diseru dan disembah, kamu kufur; dan apabila dipersekutukan sesuatu dengan Allah, kamu percaya. Maka kuasa menjalankan keadilan adalah hak Allah, Yang Maha Tinggi, lagi Yang Maha Besar (pemerintahanNya)” (Al Mu'min 12)

شهِدَ الله أنهُ لا إله إلا هُوَ والملائكةُ و أولوا العِلمِ قآئما بالقسطِ لا إله إلا هوَ العزيزُ الحكيم
“Allah menerangkan, bahawasanya tiada Tuhan melainkan Dia, Yang sentiasa mentadbirkan dengan keadilan, dan malaikat-malaikat serta orang-orang yang berilmu (mengakui dan menegaskan juga yang demikian); tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.” (Ali Imran 18)

قُلْ مَنْ رّبُّ السماواتِ والأرضِ قُلِ الله قُلْ أَفَاتَّخَذْتُم مِّنْ دُوْنِهِ أَولِياءَ لآ يَمْلِكُونَ لأنفُسِهِم نَفْعاً ولا ضَرًّا قُل هَلْ يَستَوِى الأعمى والبصيرُ أم هل تستَوِى الظُلُماتُ والنُّورُ أمْ جَعَلُوا للهِ شُرَكاءَ خَلَقُوا كَخَلقَةٍ فَتَشَبَهَ الخَلْقُ عليهم قُلِ اللله خالِقُ كُلِّ شىءٍ وهن الواحِدُ القهارُ
Bertanyalah: “Siapakah Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan langit dan bumi?” Jawablah: “Allah”. Bertanyalah lagi: “Kalau demikian, patutkah kamu menjadikan benda-benda yang lain dari Allah sebagai Pelindung dan Penolong, yang tidak dapat mendatangkan sebarang manfaat bagi dirinya sendiri, dan tidak dapat menolak sesuatu bahaya?” Bertanyalah lagi: “Adakah sama, orang yang buta dengan orang yang celik? Atau adakah sama, gelap-gelita dengan terang? Atau adakah makhluk-makhluk yang mereka jadikan sekutu bagi Allah itu telah mencipta sesuatu seperti ciptaanNya, sehingga ciptaan-ciptaan itu menjadi kesamaran kepada mereka?” Katakanlah: “Allah jualah yang menciptakan tiap-tiap sesuatu, dan Dia lah Yang Maha Esa, lagi Maha Kuasa” (Ar Ra'd 16)

إن الذين تَوَفَّاهُم الملائكةُ ظالِمِىْ أنفُسِهِم قالوا فِيْما كُنتُم قالوا كنا مستضعَفينَ في الأرضِ قالوا ألم تَكُنْ أرْضُ اللهِ واسعةً فَتُهاجِرُوا فيها فأولئكَ مأواهم جهنمُ وسَاءَتْ مصِيرا
“..Sesungguhnya orang-orang yang diambil nyawanya oleh malaikat semasa mereka sedang menganiaya diri sendiri (kerana enggan berhijrah untuk membela Islam dan rela ditindas oleh kaum kafir), mereka ditanya oleh malaikat dengan berkata: “Apakah yang kamu telah lakukan mengenai ugama kamu?” Mereka menjawab: “Kami dahulu adalah orang-orang yang tertindas di bumi“. Malaikat bertanya lagi: “Tidakkah bumi Allah itu luas, yang membolehkan kamu berhijrah dengan bebas padanya?” Maka orang-orang yang sedemikian itu keadaannya, tempat akhir mereka ialah neraka jahanam, dan neraka jahanam itu adalah seburuk-buruk tempat kembali..” (An Nisa' 97)

وجَعَلوا للهِ أنداداً لِيُضِلُّوا عن سبيلِهِ قُل تَمَتَّعُوا فإِنَّ مَصِيْرَكُم إلى النار
Dan mereka mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan manusia dari jalanNya. Katakanlah (wahai Muhammad): “Bersenang-senanglah kamu (bagi sementara di dunia), kerana sesungguhnya kesudahan kamu ke neraka” (Ibrahim 30)

Rakyat yang mengundi turut melakukan syirik. Ini kerana merakalah pihak yang merealisasikan kuasa yang membatalkan kuasa Allah. Mereka yang menjadi kakitangan kerajaan dan ahli politik mengamalkan syirik kerana bersumpah (semasa perlantikan) dan melaksanakan undang-undang sekular yang membatalkan kuasa Allah. Keseluruhan ini ditegaskan dengan ketiadaan pemakaian darurah bagi amalan syirik dan ayat yang jelas di dalam Al-Quran. (Rujukan lain: Secularism and its implications, Siapa Ulama Sejati?, Can Muslims Vote in Elections of the Modern Secular State?).
Keterangan Surah Al-Baqarah dan amalan syirik di atas sepatutnya membuatkan hatinya seakan-akan tercabut kerana kedasyatannya. Namun itu bagi golongan Ya’juj & Ma’juj, kesemua ini tidak mendatangkan ketakutan dan menjadi hiburan menghalalkan yang haram. Mereka sentiasa sahaja mempunyai alasan untuk menyelisihinya.

Kepada yang beriman, fakta dan Gog & Magog World Order adalah ujian tersangat sukar. Sudah tentu dan siapakah tidak berakal menyangka Allah swt memberikan ujian mudah ke syurga? Soalan di sini sahaja telah pun membingungkan manusia menjawabnya, maka tidak dapat dibayangkan pula apabila Allah swt pula menyoal di akhirat.

Dengan ujian kehidupan yang berat maka Rasulullah saw menyatakan akan datang kepada umat ku suatu zaman di mana orang yang berpegang kepada agamanya laksana menggenggam bara api. Rasulullah saw dengan itu memberi “perintah yang sangat tegas” untuk meninggalkan semua puak walau terpaksa berpaut kepada akar pokok hingga mati, bemaksud pilihan mati bagi memelihara keimanan jauh lebih baik daripada menjadi golongan Ya’juj & Ma’juj.

Ianya juga perjuangan yang selari dengan cerita Ashaab’ul-Kahfi dan Ar-Raqiim di dalam Surah Al-Kahfi, iaitu pilihan antara “keimanan” atau “kehidupan dunia tanpa iman”.

Dalam hadis lain pula Rasulullah saw memberikan gambaran kehidupan orang beriman:
Daripada Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “…Selagi akan datang suatu masa di mana orang yang beriman tidak akan dapat menyelamatkan imannya, kecuali bila ia lari membawanya dari suatu puncak bukit ke puncak bukit yang lain dan dari suatu lubang kepada lubang yang lain. Maka apabila zaman itu telah terjadi, segala pencarian (pendapatan kehidupan) tidak dapat dicapai kecuali dengan perkara yang membabitkan kemurkaan Allah swt…”. (HR Baihaqi)

يُوشِكَ أَنْ يَكُونَ خَيْرَ مَالِ الرَّجُلِ غَنَمٌ يَتْبَعُ بِهَا شَعَفَ الْجِبَالِ وَمَوَاقِعَ الْقَطْرِ يَفِرُّ بِدِينِهِ مِنْ الْفِتَنِ
Hampir-hampir harta seseorang yang paling baik adalah kambing yang ia pelihara di puncak gunung dan lembah, karena ia lari mengasingkan diri demi menyelamatkan agamanya dari fitnah” (HR. Al Bukhari 3300)

Keterangan lain yang menyokong seperti yang terkandung di dalam Surah An-Nisaa:97

إن الذين تَوَفَّاهُم الملائكةُ ظالِمِىْ أنفُسِهِم قالوا فِيْما كُنتُم قالوا كنا مستضعَفينَ في الأرضِ قالوا ألم تَكُنْ أرْضُ اللهِ واسعةً فَتُهاجِرُوا فيها فأولئكَ مأواهم جهنمُ وسَاءَتْ مصِيرا
Maksudnya: “..Sesungguhnya orang-orang yang diambil nyawanya oleh malaikat semasa mereka sedang menganiaya diri sendiri (kerana enggan berhijrah untuk membela Islam dan rela ditindas oleh kaum kafir musyrik), mereka ditanya oleh malaikat dengan berkata: “Apakah yang kamu telah lakukan mengenai agama kamu?” Mereka menjawab: Kami dahulu adalah orang-orang yang tertindas di bumi. Malaikat bertanya lagi: “Tidakkah bumi Allah itu luas, yang membolehkan kamu berhijrah dengan bebas padanya?” Maka orang-orang yang sedemikian itu keadaannya, tempat akhir mereka ialah neraka jahanam, dan neraka jahanam itu adalah seburuk-buruk tempat kembali..”; al-Quran: An-Nisaa 97

Berdasarkan di atas maka orang beriman tiada sebarang alasan yang sah pada hari akhirat. Rasulullah saw juga telah memberikan perintah khusus dan mengingatkan mereka, maka itu tidak haruslah orang beriman mempunyai ketetapan lain:

وما كانَ لمُؤمِنٍ ولا مؤمِنةٍ إذا قضى اللهُ ورسولُهُ أَمراً أنْ يكُونَ لهُمُ الخِيَرَةُ منْ أمرِهِم ومَنْ يَعْصِ اللهَ ورسولَهُ فقد ضَلَّ ضلالا مُّبينا
“…dan tidak harus bagi orang beriman, lelaki dan perempuan — apabila Allah dan RasulNya menetapkan keputusan mengenai sesuatu perkara — mempunyai hak memilih ketetapan sendiri mengenai urusan mereka. Dan sesiapa yang tidak taat kepada hukum Allah dan RasulNya maka sesungguhnya ia telah sesat dengan kesesatan yang jelas nyata…”; al-Ahzaab:36

PERSOALAN 6
BILAKAH DAJJAL AKAN MUNCUL

Dajjal dilepaskan semasa zaman kehidupan Rasulullah saw, dan hadis memberitahu Dajjal hidup selama 40 hari:

عن النواس بن سمعان الكلابي رضي الله عنه؛ قال: «ذكر رسول الله صلى الله عليه وسلم الدجال ذات غداة.....  قلنا: يا رسول الله! وما لبثه في الأرض؟ قال: "أربعون يوما؛ يوم كسنة، ويوم كشهر، ويوم كجمعة، وسائر أيامه كأيامكم". قلنا: يا رسول الله! فذلك اليوم الذي كسنة أتكفينا فيه صلاة يوم؟ قال: "لا، اقدروا له قدره» .
Tanya kami; “Berapa lamakah Dajjal akan tinggal di bumi?”, jawab Rasullullah: “Selama empat puluh hari, satu hari sama seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti seminggu dan selebihnya seperti hari-hari kamu sekarang”. Tanya kami; “Ya Rasullullah, ketika sehari seperti setahun, cukupkah kalau kami solat seperti solat sekarang ?”, jawab Rasullullah; “Tidak” tetapi hitunglah bagaimana pantasnya. (HR Muslim) Kesimpulan hadis ialah Dajjal hidup dalam 4 dimensi, iaitu:

1. 1 hari = Setahun
2. 1 hari = Sebulan
3. 1 hari = Seminggu
4. 37 hari = Seperti hari kita

Rujukan buku Jerusalem in the Quran menyatakan pembahagian tempoh seperti di bawah:
1. 1 hari = Setahun = British = Pound
2. 1 hari = Sebulan = Amerika Syarikat = Dollar
3. 1 hari = Seminggu = Israel = Electronic Money (Chemtrail?)
4. 37 hari = Zaman seperti hari kita, iaitu zaman kemunculan Dajjal dan memerintah dunia secara nyata Israel akan menguasai dunia dan menggunakan Electronic atau Chip Money. Sistem yang sama diimplementasikan di Malaysia melalui cip yang diletakkan pada kad pengenalan.


Peringkat Kemunculan Dajjal: "satu hari seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti seminggu dan selebihnya seperti hari-hari kamu sekarang".

Ingatlah dalam sebuah hadis yang paling penting bagaimana Baginda Nabi Muhammad SAW telah memberitahu bahawa apabila Dajjal dilepaskan di dunia, ia akan hidup di Bumi selama 40 hari.

Tanya kami; "Berapa lamakah Dajjal akan tinggal di bumi?", jawab Rasullullah:

"Selama empat puluh (40) hari, satu hari sama seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti seminggu dan selebihnya seperti hari-hari kamu sekarang".

Tanya kami; "Ya Rasullullah, ketika sehari seperti setahun, cukupkah kalau kami solat seperti solat sekarang ?", jawab Rasullullah; "Tidak" tetapi hitunglah bagaimana pantasnya. (HR Muslim)

40 hari ini diwakili oleh 4 fasa, iaitu;-

1 hari yang pertama seumpama setahun, 
1 hari kedua seumpama sebulan, 
1 hari ketiga seumpama seminggu, 
Dan hari2 selebihnya (37 hari) seumpama hari2 kita...

...dan kini kita sudah pun memasuki fasa pemerintahan Dajjal yang disifatkan sebagai "1 hari ketiga bersamaan seminggu"..

Dalam buku Jerusalem in the Quran karya Imran Nazar Hosein http://www.imranhosein.org/books/37-jerusalem-in-the-quran.html,  beliau mengatakan fasa pemerintahan Dajjal yang disifatkan sebagai 1 hari bersamaan setahun ialah pada ketika British mengepalai tampuk pemerintahan dunia. Waktu itu British adalah penjajah terhandal sehingga berjaya menjajah Jerusalem. Negara kita ini adalah antara mangsa kehandalannya itu. Fasa 1 hari bersamaan sebulan ialah keadaan sekarang ini, di mana Amerika Syarikat menjadi pusat pemerintahan dunia menggantikan British. US Dollar dijadikan mata wang perdagangan utama dunia. Namun sekarang ini US Dollar sudah jelas kelihatan menghampiri ajalnya. US Dollar dah masuk hospital wad ICU. Amerika Syarikat sudah hampir lumpuh ekonominya. Dan tak lama lagi, kita akan masuk ke fasa 1 hari bersamaan seminggu, iaitu apabila Israel pula akan mengambil-alih sebagai pemerintah dunia daripada Amerika Syarikat.

Peralihan kuasa ini pasti melibatkan peperangan yang bakal mengorbankan berjuta-juta manusia. Inilah yang berlaku ketika berlakunya peralihan antara FASA 1 kepada FASA 2 dahulu. FASA 1 Dajjal adalah ketika berlakunya Perang Dunia 1 yang membolehkan penjajahan British di Palestin, dengan menjatuhkan khilafah Othmaniyyah dan perjanjian dengan Raja Saud. Begitu juga ketika peralihan FASA 2 yang menjadikan Uncle SAM (US) sebagai pemerintah dunia. Perang dunia 2 berlaku melibatkan NAZI Jerman , Jepun dan tentera-tentera berikat (US-UK). Akibatnya jutaan manusia terkorban dan kemenangan keatas tentera berikat yang dipimpin US. Seterusnya  US mengenakan cengkamannya ke atas dunia melalui penubuhan UNITED NATION yang mengesahkan penubuhan negara haram Israel di Palestin.

**Pendapat Sheikh Imran dalam bukunya 'Jerusalem in the Quran' berpandukan situasi kebangkitan di negara Arab, berkemungkinan peperangan ini akan terjadi kurang dari 30 tahun dari sekarang. Rujukan lain yang agak menarik menyatakan kemunculan Dajjal pada tahun 2033 (Allahu a'lam). Ini kerana Rasulullah SAW menyatakan kehidupan Dajjal semasa 3 peringkat pertama tidak seperti hari-hari kita, dan meminta (umat) menghitung harinya.

Apakah maksud ini? -Maksudnya, kita perlu membuat kiraan matematik dan menghitung untuk mendapatkan tarikh kemunculan Dajjal. Oleh itu, persoalannya ialah apakah jumlah hari selain hari kita? JAWAPANNYA, terkandung dalam surah al-Hajj:47

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ وَعْدَهُ ۚ وَإِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ
Dan mereka meminta kepadamu (wahai Muhammad) menyegerakan kedatangan azab, padahal Allah tidak sekali-kali akan memungkiri janjiNya; dan (katakanlah kepada mereka): sesungguhnya satu hari dari hari-hari azab di sisi Tuhanmu adalah menyamai seribu tahun dari yang kamu hitung.
(Al-Hajj 22:47)

Kini kita menemukan fakta dari sumber rujukan sahih iaitu al-Quran bahawa 1 hari bersamaan 1,000 tahun, dan fakta lain ialah terdapat 12 bulan atau 52 minggu di dalam setahun. Selainnya, tahun dikira mestilah mengikut tahun Hijrah dan bukan tahun Gregorian. Hanya Allah berkuasa menentukan kiraan masa dan bilangan tahun.

هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
Dia lah yang menjadikan matahari bersinar-sinar (terang-benderang) dan bulan bercahaya, dan Dia lah yang menentukan perjalanan tiap-tiap satu itu (berpindah-randah) pada tempat-tempat peredarannya masing-masing) supaya kamu dapat mengetahui bilangan tahun dan kiraan masa... 
(Yunus 10:5)

Oleh itu, sedarlah semua. lihatlah dengan mata hati.. bahawa Dajjal telah muncul dalam kehidupan kita, akan tetapi kehidupan Dajjal yang kita huni sekarang tidak berada di dalam dimensi masa manusia di dunia. (contohnya: Malaikat wujud disekeliling kita, akan tetapi, malaikat berada dalam dimensi masa yang berbeza dengan manusia)

Huraian al-Quran & Hadis dalam mendefinisikan taarif dimensi masa manusia dan bukan manusia berbeza ialah:

Dajjal hidup selama 40 hari:

Peringkat Pertama: 1 hari = Setahun = setahun (Dajjal) bersama 1,000 tahun (dimensi masa manusia)
Peringkat Kedua: 1 hari = Sebulan = iaitu 1,000 tahun/12 bulan = 83 tahun (dimensi masa manusia)
Peringkat Ketiga: 1 hari = Seminggu = 1,000 tahun/52 (minggu) = 19 tahun (dimensi masa manusia)

Peringkat Keempat: 37 hari = hari dimana Dajjal berada dalam dimensi masa manusia.

Dari kiraan ini, kita mendapati kehidupan Dajjal selama 1,000 tahun pada peringkat pertama, 83 tahun pada peringkat kedua, dan 19 tahun pada peringkat ketiga. Teori kiraan mengikut tahun Hijrah menyatakan Yakjuj & Makjuj memecah tembok pada tahun 353 Hijrah (965 AD) (kaum Khazar mula aktif berdagang pada 850 AD).

Oleh itu: (fahamilah secara terperinci) 353 Hijrah + 1,000 tahun = 1353 Hijrah (Tahun 1935 AD) = Zaman Dajjal menguasai Europe (Britian) ;

1353 Hijrah + 83 tahun = 1436 Hijrah (Tahun 2014 AD) *Zaman Kita Huni Hari Ini. = Zaman Dajjal menguasai Amerika dan peralihan kepada Israel iaitu bermulanya Perang Dunia III *(saudaraku, kita berada diakhir peringkat kejatuhan Amerika sebelum peralihan kepada Israel) sedikit masa lama untuk berpindah ke peringkat ketiga.

1436 Hijrah + 19 tahun = 1455 Hijrah (2033 AD) = Zaman Dajjal menguasai Israel dan penderitaan Perang Dunia III yang berpanjangan = Kemunculan Imam Mahdi & Nabi Isa *peringkat dimana saintis Yahudi menyatakan bahawa Sea of Galilee akan kering dalam masa 50 tahun dari sekarang lebih kurang seperti pendapat Sheikh Imran yang menyatakan bahawa Sea of Galilee akan kering dalam masa kurang 40 tahun lagi)

**** INGAT! Walaubagaimanapun, kesemua kiraan tarikh sekadar teori dengan kebenaran tarikh sebenar yang BELUM PASTI terbukti. (Allahu a'lam) Kebenaran yang telah terbukti ialah tembok menyekat Yakjuj & Makjuj terbuka dan mereka meluru turun dari kuasa pemerintahan (al-Anbiyaa':95-96). Bukti jelas yang lainnya ialah tuhan yang mereka sembah adalah Lucifer (Iblis). Kebenaran lain yang terbukti ialah tembok tidak berupaya ditebuk dan dinyatakan ayat 97 surah al-Kahfi telah ditebuk dan berlubang semenjak zaman kehidupan Rasulullah saw. Wallahu'alam.


SISIPAN
Sea of Galilea

Setelah Israel menguasai dunia, Dajjal akan muncul menguasai dunia apabila Sea of Galilea menjadi kering, iaitu lebih kurang 20-40 tahun akan datang dan akibat kegunaan penduduk, perindustrian, projek menghijaukan padang pasir dsbnya. Faktor lain adalah kemarau berpanjangan berlaku 3 tahun sebelum kemunculan Dajjal (Ini adalah petunjuk daripada Allah bagi ketibaan Dajjal, dan kemarau yang menjadi rahmat terbesar kepada orang beriman kerana berupaya melatih keimanannya untuk mengalahkan Dajjal).
A lengthy hadith narrated by Ibn Majah, Ibn Khuzaimah, and ad-Dhiyaa’, attributed to Abu Umamah, reports that the Prophet of Allah, sallallahu `alaihi wa sallam, said, “There will be three hard years before the Dajjal (appears). During them, people will be stricken by a great famine. In the first year, Allah will command the sky to withhold a third of its rain, and the earth to withhold a third a third of its produce. In the second year, Allah will command the sky to withhold two thirds of its rain, and the earth to withhold two thirds of its produce. In the third year, Allah will command the sky to withhold all of its rain, and it will not rain a single drop of rain. He will command the earth to withhold all of its produce, and no plant will grow. All hoofed animals will perish, except that which Allah wills.” He (sallallahu `alaihi wa sallam) was asked, ‘What sustains people during that time?’ He said, “Tahlil, takbir and tahmid (Saying, la ilaha ill Allah, Allahu Akbar and al-hamdulillah). This will sustain them just as food does.” [Sahih Al-Jami` as-Saghir, no. 7875]
http://www.youtube.com/watch?v=I20gYcKEGCQ&feature=player_embedded
Oleh itu peringkat kemarau dan kekeringan air Sea of Galilea adalah peringkat akhir Gog & Magog World Order dan mengikut hadis yang menyatakan “…Kemudian datang pula segolongan yang lain (dari kalangan mereka) lalu mereka berkata : “Dulunya terdapat air di sini”…” (HR Muslim). Ianya turut dijelaskan melalui hadis mengisahkan Tamim Ad-Dari bertemu Dajjal dan bertanyakan serta mengatakan air ‘Sea of Galilea’ akan menjadi kering (HR Muslim).
http://www.youtube.com/watch?v=_BYLQ5Zmu5k&feature=player_embedded
Sesiapa yang percaya Ya’juj & Ma’juj masih belum keluar, maka apakah penjelasan mereka air Sea of Galilea yang sepatutnya digunakan Ya’juj & Ma’juj telah menjadi kering sebelum kemunculan Ya’juj & Ma’juj itu sendiri?
Sepanjang tempoh sebelum ketibaan Dajjal, Peperangan Dunia III dan kekejaman berleluasa serta berlarutan lebih kurang 19 tahun sehingga ketibaan Imam Mahdi dan Nabi Isa. Penyakit menjadi-jadi (Bio-war dan Sistem) dengan penciptaan bakteria makmal seperti AIDS, selesema burung dan babi, serta radiasi peperangan nuklear. Immunisasi badan manusia turut menjadi rosak dan tidak mampu menahan serangan kerana bertahun mengambil antibiotik, vaksin, makanan berkimia, air berklorin dsbnya.
Akhirnya Ya’juj & Ma’juj dan golongannya mati kerana badan tiada immunisasi menahan serangan atau kesan daripada nuklear radiasi, iaitu mati semudah serangan “…ulat-ulat menyerang batang leher Ya’juj wa Ma’juj itu,mereka pun mati bergelimpangan dengan serentak seperti matinya satu jiwa…”. Setelah itu Islam menguasai pemerintahan dunia berserta kemewahannya, mungkin kerana dunia menjadi kosong akibat ramai yang telah mati.

Rujukan lain yang agak menarik menyatakan kemunculan Dajjal pada tahun 2033. Ini kerana Rasulullah saw menyatakan kehidupan Dajjal semasa 3 peringkat pertama tidak seperti hari-hari kita, dan meminta menghitung harinya.
Apakah maksud ini? Maksudnya kita perlu membuat kiraan matematik dan menghitung untuk mendapatkan tarikh kemunculan Dajjal. Oleh itu persoalannya ialah apakah jumlah hari selain hari kita? Jawapannya terkandung dalam surah al-Hajj:47
وَ إِنَّ يوماً عندَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سنةٍ مِمَّا تَعُدُّون
“…Dan (katakanlah kepada mereka) sesungguhnya satu hari dari hari-hari azab di sisi Tuhanmu adalah menyamai seribu tahun dari yang kamu hitung – Surah Al Haj :47
Kini kita menemukan fakta 1 hari bersamaan 1,000 tahun, dan fakta lain ialah terdapat 12 bulan atau 52 minggu di dalam setahun. Selainnya tahun dikira mestilah mengikut tahun Hijrah dan bukan tahun Gregorian. Hanya Allah berkuasa menentukan kiraan masa dan bilangan tahun.
هو الذي جعَلَ الشَّمسَ ضِيآءً والقمَرَ نُوراً وقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَد السِنِيْنَ والحِسابَ – سورة يونس 5
(Dia lah yang menjadikan matahari bersinar-sinar (terang-benderang) dan bulan bercahaya, dan Dia lah yang menentukan perjalanan tiap-tiap satu itu (berpindah-randah) pada tempat-tempat peredarannya masing-masing) supaya kamu dapat mengetahui bilangan tahun dan kiraan masa)
Oleh itu kehidupan Dajjal semasa berada di dimensi lain adalah mengikut tempoh di bawah:
1. 1 hari = Setahun = 1,000 tahun
2. 1 hari = Sebulan = 1,000 tahun/12 (bulan) = 83 tahun
3. 1 hari = Seminggu = 1,000 tahun/52 (minggu) = 19 tahun
Dari kiraan kita mendapati kehidupan Dajjal selama 1,000 tahun pada peringkat atau dimensi pertama, 83 tahun pada dimensi kedua, dan 19 tahun pada dimensi ketiga. Teori kiraan mengikut tahun Hijrah menyatakan Ya’juj & Ma’juj memecah tembok pada tahun 353 Hijrah (965 AD) (Khazar mula aktif berdagang pada 850 AD). Oleh itu:
1. 353 Hijrah + 1,000 tahun = 1353 Hijrah (1935 AD) = Zaman Dajjal menguasai Europe & kejatuhan British
2. 1353 Hijrah + 83 tahun = 1436 Hijrah (2014 AD) = Zaman Dajjal menguasai Amerika dan peralihan kepada Israel (bermulanya Perang Dunia III)
3. 1436 Hijrah + 19 tahun = 1455 Hijrah (2033 AD) = Zaman Dajjal menguasai Israel dan penderitaan Perang Dunia III yang berpanjangan = Kemunculan Imam Mahdi & Nabi Isa
Walaubagaimanapun kesemua kiraan tarikh sekadar teori dengan kebenaran tarikh sebenar yang belum terbukti. Kebenaran yang telah terbukti ialah tembok menyekat Ya’juj & Ma’juj terbuka dan mereka meluru turun dari kuasa pemerintahan (al-Anbiyaa’:95-96).
Bukti jelas yang lainnya ialah tuhan yang mereka sembah adalah Lucifer (Iblis). Kebenaran lain yang terbukti ialah tembok tidak berupaya ditebuk dan dinyatakan ayat 97 surah al-Kahfi telah ditebuk dan berlubang semenjak zaman kehidupan Rasulullah saw.
Kebenaran terbukti ialah Ya’juj & Ma’juj telah dilepaskan dan menguasai setiap pelusuk pemerintahan dunia, dan disokong oleh kuasa dari gologanYa’juj & Ma’juj (Children of Gog & Magog).
Kebenaran terbukti ialah mereka telah hampir menawan seluruh bumi Palestine dan Sea of Galilea telah menjadi semakin kering. Oleh itu sama-samalah nantikan kedatangan janji Allah swt.
قُلْ يَتَوَفَاكُمْ مَّلَكُ الْمَوتِ الذيْ وُكِّلَ بِكُم ثُمًّ إلى رَبِكُم تُرجَعُونَ – السجد 11
Maksudnya: “…Katakanlah (wahai Muhammad); “Nyawa kamu akan diambil oleh Malikil Maut yang ditugaskan berbuat demikian ketika habis ajal kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada Tuhan kamu”.
ولو تَرى إِذِ الْمُجْرِمُونَ نَاْكِسُوا رُؤُوْسِهِم عندَ ربِّهِم رَبَّنا أَبْصَرْنَا وَ سَمِعْنَا فَارْجِعنا نَعْمَل صالحاً إِنَّا مُوْقِنُونَ – السجدة 12
(Dan sekiranya engkau melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhan mereka: “Wahai Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar dengan sejelas-jelasnya; maka kembalikanlah kami ke dunia supaya kami mengerjakan amal-amal yang baik; sesungguhnya kami sekarang telah yakin”.)
ولو شِئنا لأَتَيْنا كُلَّ نفسٍ هُداها ولكنَّ حقَّ القولُ مِنِّيْ لأملأَنَّ جَهَنَّمَ منَ الجنةِ والناسِ أجمعين – السجدة 13
Dan (bagi menolak rayuan itu Allah Taala berfirman): “Kalaulah Kami telah tetapkan persediaan, nescaya Kami berikan kepada tiap-tiap seorang akan hidayah petunjuknya; tetapi telah tetap hukuman seksa dariKu: `Demi sesungguhnya! Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan semua jin dan manusia.
فَذُوقُوا بِما نَسيْتُمْ لِقاءَ يومِكُم هذآ إنا نَسِيْنَاكُم وذُوْقُوا عذابَ الخُلدِ بِما كُنتُم تَعْمَلُون – السجدة 14
(Lalu dikatakan kepada mereka: “Oleh sebab kelalaian kamu) maka rasalah azab seksa kerana kamu melupai pertemuan hari kamu ini. Sesungguhnya Kami pun tidak hiraukan keselamatan kamu lagi; dan rasalah azab yang kekal dengan sebab apa yang kamu telah kerjakan“.
إنما يُؤمِنُ بئاياتِنا الذين إذا ذُكرُوا بها خَرُّوا سُجَّدا وسبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِم وهم لا يَستَكْبِرُون – السجدة 15
Sesungguhnya yang sebenar-benar beriman kepada ayat-ayat keterangan Kami HANYALAH orang-orang yang apabila diberi peringatan dan pengajaran dengan ayat-ayat itu, mereka SEGERA merebahkan diri sambil sujud (menandakan taat patuh), dan menggerakkan lidah dengan bertasbih serta memuji Tuhan mereka, dan mereka pula tidak bersikap sombong takbur…”; al-Quran: as-Sajdah:11-15
Penutup
http://www.youtube.com/watch?v=gsD1-R5iKNE&feature=player_embedded
Bantu sebarkan maklumat ini dan kasihani mereka dan keluarga yang mungkin mencari hidayah dan hendak beriman. Sesiapa mahu beriman boleh berusaha bersungguh-sungguh untuk beriman. Sesiapa sekadar beriman dengan Allah Maha Pengampun (Al-Ghaffar) atau Ar-Rahman (Maha Pengasih), ketahuilah Allah itu Al-Ahad, dan oleh itu pada masa sama Allah swt juga adalah Al-Jabbar (Maha Memaksa), Al-Mudzillu (Maha Menghinakan), Al-Hakam (Maha Menghukum), Al-Adlu (Maha Adil), Al-Hasib (Maha Menghitung), dan Al-Muntaqim (Maha Menyeksa). Maka keluarlah daripada angan-angan tanpa amal sebenar (pengabdian) dan fikirkanlah situasi sebenar di akhirat apabila 99 sifat Allah swt dari asmaNya adalah satu. Allah swt itu Al-Ahad dan tiada yang menyamaiNya, itulah Allah swt sebenar-benarnya.
Perbincangan sekadar bacaan kepada mereka ingin membuka minda, berkongsi dan mencari kebenaran. Tiada niat menghalang “kemajuan dan permodenan” kerana kesuntukan masa yang ada untuk persediaan peringkat akhir Gog & Magog World Order. Oleh itu masa yang ada lebih berfaedah digunakan menyelamatkan keimanan sendiri dari memikirkan menjawab alasan tidak pernah habis daripada yang tidak berminat untuk beriman.
Selainnya dan kepada mereka yang bersungguh hendak beriman, ini panggilan terakhir membuat perubahan dan mereka mempunyai masa lebih kurang 1-25 tahun untuk bersungguh-sungguh bertaubat dari kesemua riba, amalan syirik sistem negara sekular, dan segala kemaksiatan. Masa yang ada untuk melatih dan betul-betul memperteguhkan keimanan bagi menghadapi zaman Dajjal. Mereka berusaha membentuk komuniti untuk berhijrah membina perkampungan yang membolehkan mereka mengamalkan kehidupan sebagai orang Islam yang bebas daripada dosa-dosa besar. Mereka mengambil pelajaran dari Surah Al-Kahfi dan bergerak kepada perjuangan yang sama dari cerita Ashaab’ul-Kahfi.
Wallahu a‘lam bish-shawab.
.
“…Dan jauhkanlah diri dari orang-orang yang menjadikan ugama mereka sebagai permainan dan hiburan, dan mereka pula telah diperdayakan oleh kehidupan dunia…”; Al-Quran: al-An’aam:70
“…Wahai Tuhan! Sesungguhnya aku tidak dapat menguasai selain daripada diriku sendiri dan saudaraku; oleh itu pisahkanlah antara kami dengan kaum yang fasik itu…”; Al-Quran: al-Maaidah:25
“…Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu, apabila dikatakan kepada kamu: “Pergilah beramai-ramai untuk berperang pada jalan Allah”, kamu merasa keberatan di tempat (masing-masing)? Adakah kamu lebih suka dengan kehidupan dunia daripada akhirat?… Jika kamu tidak pergi beramai-ramai, Allah akan menyeksa kamu dengan azab seksa yang tidak terperi sakitnya…”; Al-Quran: at-Taubah:38-39

Rabu, Ogos 10, 2011

Tolonglah walaupun tidak diminta

Ceritanya padat, pendek, rengkas tapi pengajarannya menusuk ke dalam hati. saya pindahkan article ini yang diperolehi dari FB saya.... mohon izin tuannya jua.
Pada suatu malam di bulan Ramadhan, seorang lelaki sedang mengaji seorang diri di satu sudut di dalam masjid. Selepas beberapa minit dia mula membaca al-Quran, seorang kanak-kanak sekitar usia 6 tahun menghulurkan rehal untuk digunakan bagi meletakkan al-Quran yang sedang dibaca. Lelaki itu hanya mampu mengucapkan terima kasih dan kanak-kanak itu membalas dengan sekuntum senyuman.

Namun, di dalam hati lelaki tersebut, beliau merasakan begitu terharu kerana kanak-kanak sekecil itu telah mampu untuk berfikir
untuk membantu orang lain tanpa diminta. Pemberian rehal itu nampak kecil tapi sangat bermakna. Membaca al-Quran menggunakan rehal dirasakan jauh lebih selesa dan mudah.

Dalam hati kecil lelaki itu berkata, "Alangkah indahnya jika anak aku nanti mempunyai peribadi seperti budak kecil sebentar tadi". Tetapi alangkah lebih baik sekiranya sebagai permulaannya, dia berkata, "Alangkah baiknya jika aku selepas ini mengamalkan sikap seperti yang ditunjukkan oleh kanak-kanak tersebut".

Kita yang sudah dewasa ini juga sudah pasti mampu menghulurkan bantuan kepada mana-mana individu tanpa diminta. Ianya mungkin sesuatu yang kecil tetapi sebenarnya ia merupakan satu pengorbanan yang sangat bermakna. Jika kita tidak mendapat penghargaaan daripada insan yang dibantu sekalipun, Insya-Allah kita akan mendapat penghargaan daripada Allah yang jauh lebih bernilai.

Tambahan pula di bulan Ramadhan ini, marilah kita banyakkan bersedekah dan membantu individu lain agar sama-sama peroleh kebaikan dan kecemerlangan dunia dan akhirat.

Selamat menjalani ibadah puasa :)

Isnin, Julai 25, 2011

Indahnya Kerja Da'wah, baca utk setitis air mata cuma

ANDA PASTI MENANGIS.......!!!(oleh Nawawi Abdul Rahman pada pada 24hb Julai 2011 pukul 2.39 ptg.Setiap pagi Jumaat....)
Pada setiap Jumaat, selepas selesai menunaikan solat Jumaat, seorang Imam dan anaknya yang berumur 7 tahun akan berjalan menyusuri jalan di kota itu dan menyebarkan risalah bertajuk "Jalan-jalan Syurga" dan beberapa karya Islamik yang lain.
Pada satu Jumaat yang indah, pada ketika Imam dan anaknya itu hendak keluar seperti biasa meghulurkan risalah-risalah Islam itu, hari itu menjadi amat dingin dan hujan mulai turun.
Anak kecil itu mula membetulkan jubahnya yang masih kering dan panas dan seraya berkata "Ayah! Saya dah bersedia"
Ayahnya terkejut dan berkata "Bersedia untuk apa?". "Ayah bukankah ini masanya kita akan keluar menyampaikan risalah Allah"
"Anakku! Bukankah sejuk keadaan di luar tu dan hujan juga agak lebat"
"Ayah bukankah masih ada manusia yang akan masuk neraka walaupun ketika hujan turun"
Ayahnya menambah "Ayah tidak bersedia hendak keluar dalam keadaan cuaca sebegini"
Dengan merintih anaknya merayu "Benarkan saya pergi ayah?"
Ayahnya berasa agak ragu-ragu namun menyerahkan risalah-risalah itu kepada anaknya "Pergilah nak dan berhati-hatilah. Allah bersama-sama kamu!"
"Terima kasih Ayah" Dengan wajah bersinar-sinar anaknya itu pergi meredah hujan dan susuk tubuh kecil itu hilang dalam kelebatan hujan itu.
Anak kecil itu pun menyerahkan risalah-risalah tersebut kepada sesiapa pun yang dijumpainya. Begitu juga dia akan mengetuk setiap rumah dan memberikan risalah itu kepada penghuninya.
Setelah dua jam, hanya tinggal satu saja risalah "Jalan-jalan Syurga" ada pada tangannya. DIa berasakan tanggungjawabnya tidak akan selesai jika masih ada risalah di tangannya. Dia berpusing-pusing ke sana dan ke mari mencari siapa yang akan diserahkan risalah terakhirnya itu namun gagal.
Akhirnya dia ternampak satu rumah yang agak terperosok di jalan itu dan mula mengatur langkah menghampiri rumah itu. Apabila sampai sahaja anak itu di rumah itu, lantas ditekannya loceng rumah itu sekali. Ditunggunya sebentar dan ditekan sekali lagi namun tiada jawapan. Diketuk pula pintu itu namun sekali lagi tiada jawapan. Ada sesuatu yang memegangnya daripada pergi, mungkin rumah inilah harapannya agar risalah ini diserahkan. Dia mengambil keputusan menekan loceng sekali lagi. Akhirnya pintu rumah itu dibuka.
Berdiri di depan pintu adalah seorang perempuan dalam lingkungan 50an. Mukanya suram dan sedih. "Nak, apa yang makcik boleh bantu?"
Wajahnya bersinar-sinar seolah-olah malaikat yang turun dari langit. "Makcik, maaf saya mengganggu, saya hanya ingin menyatakan yang ALLAH amat sayangkan makcik dan sentiasa memelihara makcik. Saya datang ini hanya hendak menyerahkan risalah akhir ini dan makcik adalah orang yang paling bertuah". Dia senyum dan tunduk hormat sebelum melangkah pergi.
"Terima kasih nak dan Tuhan akan melindungi kamu" dalam nada yang lembut
Minggu berikutnya sebelum waktu solat Jumaat bermula, seperti biasa Imam memberikan ceramahnya. Sebelum selesai dia bertanya "Ada sesiapa nak menyatakan sesuatu"
Tiba-tiba sekujur tubuh bangun dengan perlahan dan berdiri. Dia adalah perempuan separuh umur itu. "Saya rasa tiada sesiapa dalam perhimpunan ini yang kenal saya. Saya tak pernah hadir ke majlis ini walaupun sekali. Untuk pengetahuan anda, sebelum Jumaat minggu lepas saya bukan seorang Muslim. Suami saya meninggal beberapa tahun lepas dan meninggalkan saya keseorangan dalam dunia ini" Air mata mulai bergenang di kelopak matanya.
"Pada Jumaat minggu lepas saya mengambil keputusan untuk membunuh diri. Jadi saya ambil kerusi dan tali. Saya letakkan kerusi di atas tangga menghadap anak tangga menuruni. Saya ikat hujung tali di galang atas dan hujung satu lagi diketatkan di leher. Apabila tiba saat saya untuk terjun, tiba-tiba loceng rumah saya berbunyi. Saya tunggu sebentar, pada anggapan saya, siapa pun yang menekan itu akan pergi jika tidak dijawab. Kemudian ia berbunyi lagi. Kemudian saya mendengar ketukan dan loceng ditekan sekali lagi".
"Saya bertanya sekali lagi. Belum pernah pun ada orang yang tekan loceng ini setelah sekian lama. Lantas saya melonggarkan tali di leher dan terus pergi ke pintu"
"Seumur hidup saya belum pernah saya melihat anak yang comel itu. Senyumannya benar-benar ikhlas dan suaranya seperti malaikat". "Makcik, maaf saya mengganggu, saya hanya ingin menyatakan yang ALLAH amat sayangkan makcik dan sentiasa memelihara makcik" itulah kata-kata yang paling indah yang saya dengar".
"Saya melihatnya pergi kembali menyusuri hujan. Saya kemudian menutup pintu dan terus baca risalah itu setiap muka surat. Akhirnya kerusi dan tali yang hampir-hampir menyentap nyawa saya diletakkan semula ditempat asal mereka. Aku tak perlukan itu lagi".
"Lihatlah, sekarang saya sudah menjadi seorang yang bahagia, yang menjadi hamba kepada Tuhan yang satu ALLAH. Di belakang risalah terdapat alamat ini dan itulah sebabnya saya di sini hari ini. Jika tidak disebabkan malaikat kecil yang datang pada hari itu tentunya roh saya ini akan berada selama-lamanya di dalam neraka"
Tiada satu pun anak mata di masjid itu yang masih kering. Ramai pula yang berteriak dan bertakbir ALLAHUAKBAR!
Imam lantas turun dengan pantas dari mimbar lantas terus memeluk anaknya yang berada di kaki mimbar dan menangis sesungguh-sungguh hatinya.
Jumaat ini dikira Jumaat yang paling indah dalam hidupnya. Tiada anugerah yang amat besar dari apa yang dia ada pada hari ini. Iaitu anugerah yang sekarang berada di dalam pelukannya. Seorang anak yang seumpama malaikat.
Biarkanlah air mata itu menitis. Air mata itu anugerah ALLAH kepada makhlukNya yang penyayang
Panjangkanlah risalah ini. Ingat ALLAH sentiasa menyayangi dan memelihara kamu!
TAKBIR!! ALLAHUAKBAR!
Wallah `alam..