Khamis, Januari 09, 2014

Kisah Safinah Maula Rasulullah Dengan Singa



Pernahkah Anda mendengar kisah seorang sahabat yang mampu menggendong 6 unta, Dengan bebanan seberat itu, sahabat ini masih tidak merasakan beratnya. Sila ikuti kisah menarik ini ini.
Nasab dan Kabilahnya
Safinah, Abu Abdurrahman atau dikenal juga Abu Bukhturi maula Rasulullah pada awalnya merupakan budak dari Ummu Salamah, isteri Rasulullah, kemudian ia dimerdekakan dengan syarat menjadi pembantu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hidupnya. Ia lahir di Arab, namun nasabnya keturunannya dari kalangan bangsa Parsi.
Persahabatan Safinah dengan Rasulullah
Safinah menuturkan, nama asalku adalah Qoys kemudian Rasulullah menggantinya dengan Safinah. Ada yang bertanya, mengapa Anda dinamai Safinah yang bermaksud kapal? Beliau menceritakan, suatu hari Rasulullah bermusafir bersama beberapa orang sahabatnya, dan mereka pun merasa keberatan membawa barang-barang mereka, lalu beliau berkata kepadaku “Bentangkanlah kainmu!” Aku pun membentangkannya sesuai permintaan beliau. Beliau menaruh barang-barang tersebut di kainku itu kemudian membawakannya kepadaku sambil bersabda, “Bawalah! Sesungguhnya engkau adalah sebuah kapal.” Lalu Safinah mengatakan, “Sekarang, apabila aku memikul seekor unta, dua ekor atau bahkan lima sampai enam ekor unta, aku tidak merasakan itu beban yang berat.” (HR. Hakim dalam Mustadrak-nya, 3: 701).
Hadis-hadis Yang Diriwayatkan Oleh Safinah
Dari Safinah yang meriwayatkan dari Ummu Salamah. Ummu Salamah mengatakan, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah musibah menimpa seorang hamba, lalu ia mengatakan
إِنَّا لِلهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، اَللّهُمَّ آجِرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَاخْلِفْنِيْ خَيْرًا مِنْهَا
‘Sesungguhnya kami ini milik Allah dan akan kembali pada-Nya. Ya Allah, berilah balasan pahala atas musibahku ini (karena aku bersabar pen.), lalu gantilah dengan yang lebih baik.’
Pasti Allah akan memberinya pahala dengan kesabarannya terhadap musibah tersebut dan mengganti kehilangannya dengan sesuatu yang lebih baik. Ummu Salamah melanjutkan, “Pada saat Abu Salamah (suamiku) wafat, aku berpikir, siapa lagi yang lebih baik dari Abu Salamah, namun Allah menegarkan hatiku untuk mengucapkan
إِنَّا لِلهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، اَللّهُمَّ آجِرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَاخْلِفْنِيْ خَيْرًا مِنْهَا
Allah pun menikahkan aku dengan Rasulullah sebagai ganti suamiku.
Ini merupakan pelajaran berharga bagi kita umat Islam, untuk mengucapkan doa ini tatkala kita ditimpa musibah atau bencana, mudah-mudahan Allah menggantikan kehilangan yang kita alami saat musibah tersebut, dengan sesuatu yang lebih baik.
Wafatnya
Safinah wafat di zaman Hajjaj bin Yusuf memerintah kota Madinah. Semoga Allah meridhai dan merahmati sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia ini.
Diterjemahkan dari www.islamstory.com
Safinah Dengan Singa
Ada Utusan Rasulullah yang digelarkan oleh Rasulullah dengan nama Safinah, ertinya Perahu! Safinah merupakah utusan Rasulullah untuk ke suatu tempat bersama Sahabat yang lain.. Kemudian ketika mereka hendak menuju ke suatu tempat.. tiba tiba Boat yg mereka naiki pecah!! kemudian masing-masing menyelamatkan diri, maka mereka bergantung kepada serpihan boat yang pecah.
Lalu ditiup angin hingga ke tepi laut.. terdamparnya safinah di satu hutan yang disana dihuni seekor singa! maka datang Singa tersebut menghampiri safinah, safinah dengan beraninya berkata kepada singa tersebut, ‘Ya Abu Haris julukan untuk singa, aku ini Safinah, maula Rasulullah saw kemudian kepala singa tu mengangguk. Singa tu mendekati safinah seperti menyuruh safinah naik atas bahunya, selepas safinah naik, lalu singa itu membawa safinah keluar dari hutan tersebut.
Subahanallah, Kata Safinah "Aku dihantarkan sampai ke pinggir sebuah jalan. Setelah itu, singa tersebut mengaum" seolah olah mengucapkan selamat tinggal. Demikian lah cerita Kisah Safinah dengan Singa.
Dikisahkan oleh Habib Ali Al Hamid

Tiada ulasan: